TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Sejumlah siswa sekolah dasar di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), menerima makanan kering dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Ramadan, Selasa (24/2/2026).
Seperti di SDN 066 Pekkabata, Kecamatan Polewali, sebanyak 600 siswa menerima paket MBG.
Selama dua hari terakhir, menu yang dibagikan berupa makanan kering.
Tidak lagi makanan berat seperti hari biasa.
Baca juga: Viral Paket MBG di Mamuju Diduga Minim Gizi, Hanya Telur, Semangka, Pisang Rebus dan Kacang
Baca juga: Siswa SMPN 3 Polewali Tetap Dapat MBG, Menu Dibawa Pulang untuk Buka Puasa
Para murid juga tidak diperbolehkan makan di dalam kelas maupun lingkungan sekolah selama puasa Ramadan.
Mereka membawa paket MBG tersebut ke rumah untuk disantap saat berbuka puasa.
Adapun menu MBG di SDN 066 Pekkabata terdiri dari satu roti, sepotong tahu, tiga butir kurma, dan abon.
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mengklaim menu makanan kering ini sebagai paket sehat.
“Sudah dua hari ini dapat roti, ada kurma juga, kita bawa ke rumah untuk buka puasa,” kata murid SDN 066 Pekkabata, Anita.
Ia mengaku menu MBG tersebut tetap enak disantap saat berbuka, terutama kurma.
Menurut Anita, paket MBG tidak lagi dimakan di dalam kelas seperti hari-hari sebelumnya.
Paket itu disimpan dalam tas untuk dibawa pulang.
“Biasa-biasa saja menunya, seperti roti, sudah dua hari ada terus, di rumah juga ada roti,” ungkapnya.
Anita berharap menu MBG diganti setiap hari agar tidak membosankan.
Ia juga berharap selalu ada buah segar dan susu dalam paket tersebut.
Sementara itu, guru yang juga bertugas membagikan MBG, Mustamin, mengatakan selama dua hari terakhir siswa menerima menu makanan kering.
“Siswa kami larang makan di dalam kelas karena puasa, artinya dibawa pulang ke rumah,” kata Mustamin kepada wartawan.
Ia menyampaikan, khusus di SDN 066 Pekkabata, sebanyak 600 siswa memperoleh paket MBG.
Menurutnya, selama dua hari terakhir menu MBG berubah-ubah.
Namun, seluruhnya berupa makanan kering.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli