Listrik Dua Kali ‘Jeplak’, Asap Tiba-Tiba Muncul, Rumah di Mundu Cirebon Ludes Dilalap Api
taufik ismail February 24, 2026 11:11 AM

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Listrik di rumah Era (44) sempat dua kali berbunyi 'jeplak' sebelum akhirnya asap mengepul dari dalam kamar.

Tak lama kemudian, kobaran api membesar dan melalap rumahnya di Desa Bandengan, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Senin (23/2/2026) malam.

Peristiwa itu terjadi begitu cepat. Era mengaku awalnya seluruh aliran listrik di rumahnya sempat padam, lalu menyala kembali.

“Tadi kan mati lampu, tadinya kan semua mati lampu. Terusan kan nyala. Nyala terus di sini kan nyala juga. Yang lain nyala, ini mati lagi, ‘jeplak’,” ujar Era, saat ditemui di lokasi kejadian, Senin (23/2/2026) malam.

Ia pun mencoba mengecek dan menyalakan kembali MCB yang turun. Namun kondisi serupa kembali terulang.

“Terus saya lihat sekringnya kan ini, iya ‘jeplak’, jadi saya nyalain. Nyala kembali. Nyala kembali, mati lagi. Mati lagi saya mau ke sini lagi, sudah lihat asap duluan,” ucapnya.

Awalnya, ia belum melihat api, hanya asap tipis yang membuatnya curiga.

Ia kemudian meminta keponakannya untuk memastikan sumber asap tersebut.

“Lihatnya asap dulu, terusan ada anak-anak tuh. Saya panggil keponakan, ‘Itu tuh ada apa asap?’ suruh lihat kan? Lihat dari jendela apinya sudah nyala,” ujar dia.

Api diketahui muncul dari bagian kamar rumahnya dan berasal dari atas bangunan.

“Kamar di bagian kamar. Dari atas. Dari atap ya,” katanya.

Saat kejadian, rumah tersebut memang dihuni. Namun, seluruh anggota keluarga sedang berada di warung untuk berjualan.

“Rumah dihuni, tapi ya bolak-balik sih kalau mandi aja. Kalau pagi sampai sore di warung semua,” ujarnya.

Kobaran api dengan cepat membesar. Dari video yang beredar di media sosial, terlihat api membubung tinggi menerangi gelapnya malam.

Asap hitam pekat mengepul, sementara warga berkerumun di pinggir jalan menyaksikan peristiwa tersebut.

Arus lalu lintas di jalan raya depan lokasi kejadian tetap berjalan.

Sejumlah pengendara motor, mobil, bahkan truk tangki terlihat melintas di tengah situasi darurat itu.

Dalam video lain yang direkam dari jarak lebih dekat, tampak struktur atap bangunan mulai runtuh akibat dilalap api.

Di sisi kiri lokasi, terlihat papan nama bertuliskan 'Ruang Cuku', menandakan kebakaran terjadi di area permukiman yang bercampur dengan tempat usaha.

Kepala Bidang Kedaruratan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Cirebon, Eno Sudjana mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 21.54 WIB.

“Kami dapat laporan dari call center Kabupaten Cirebon pukul 21.54 WIB adanya kebakaran di wilayah Mundu,” ucap Eno.

Menurutnya, yang terbakar merupakan rumah tinggal. Total terdapat dua rumah yang terdampak dalam kejadian tersebut.

“Total ada dua rumah; satu habis, satu setengahnya,” katanya. Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik.

“Dugaan awal diduga dari korsleting listrik karena di dalam rumah itu tidak ada kompor atau apa pun,” ujarnya.

Untuk memadamkan api, petugas menerjunkan tiga unit mobil pemadam dari Pos Pangenan, Lemahabang dan Weru.

Namun proses pemadaman sempat mengalami kendala karena aliran listrik belum sepenuhnya terputus.

Bahkan, seorang komandan regu sempat tersengat listrik saat bertugas.

“Kendala pemadaman ada satu, yaitu belum terputusnya arus listrik karena Danru kita juga sempat tersengat listrik.”

“Ada, Danru-nya atas nama Agus Hendra,” katanya.

Berdasarkan hasil sementara di lapangan, api pertama kali muncul dari bagian tengah atas bangunan.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Satu rumah dilaporkan habis terbakar, sementara satu rumah lainnya mengalami kerusakan sekitar setengah bagian.

Kerugian materi masih dalam pendataan pihak terkait.

Baca juga: Kebakaran Hebat Melanda Pasar Rebo Purwakarta, Api Merah Menyala, Asap Mebubung Tinggi

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.