TRIBUNJAKARTA.COM - Persija Jakarta berambisi mematahkan keangkeran di Stadion Kie Raha, Ternate, Maluku Utara saat melawan Malut United, Selasa (24/2/2026).
Duel seru Malut United Vs Persija Jakarta dalam laga lanjutan pekan ke-23 Super League 2025/2026 bakal tersaji di Stadion Kie Raha, Ternate, Maluku Utara, Selasa (24/2/2026) pukul 19.00 WIB atau 21.00 WIT.
Data menunjukkan Malut United perkasa di kandang saat mengarungi Super League 2025/2026.
Persija Jakarta berambisi meraih tiga poin saat bertandang ke markas Malut United demi berada dalam persaingan juara Super League 2025/2026.
Saat ini, Persija Jakarta berada di posisi ke-2 dengan 47 poin. Sedangkan Laskar Kie Raha bertengger di peringkat 4 dengan 41 poin.
Pelatih Persija, Mauricio Souza mengakui keangkeran kandang Malut United jelang laga.
Namun, Persija Jakarta tetap akan tampil menyerang. Bukan tanpa alasan, Macan Kemayoran kini menjadi tim paling produktif kedua dalam mencetak gol di Liga Super 2025-2026.
Maxwell dkk telah mencetak 39 gol dari 22 laga. Jumlah tersebut terpaut dua gol dari Borneo FC yang menempati urutan ketiga.
Menariknya, Persib yang mencapai puncaknya sejauh ini hanya mencetak 32 gol dari 21 laga.
Di sisi lain, Malut United menjadi tim paling produktif dengan torehan 44 gol.
"Mereka adalah tim yang sangat kuat, terutama saat bermain di kandang. Kami menyadarinya. Namun, kami siap memberikan yang terbaik. Kami tidak akan meninggalkan gaya bermain kami, itulah DNA tim ini,” kata Mauricio Souza dikutip dari Bolasport.com.
Lebih lanjut, Mauricio Souza memberikan kabar baik terkait persiapan timnya.
Mauricio Souza menegaskan bahwa persiapannya tidak mengalami masalah. Semua pemain Persija kini sudah siap menatap laga melawan Malut United.
"Kami sudah bersiap dan waktunya memang sudah dekat untuk pertandingan ini. Kami tidak punya banyak waktu untuk persiapan, tetapi saya sudah sampaikan kepada pemain bahwa kami sudah lama bersama. Jadi tidak butuh waktu lama untuk persiapan. Kami sangat termotivasi dan siap menampilkan pertandingan yang bagus,” tutur Mauricio Souza.
Juru taktik asal Brasil itu juga tidak mau memikirkan statistik Malut United yang perkasa di kandang musim ini.
Menurutnya, setiap pertandingan selalu menghadirkan cerita baru yang tidak bisa disamakan dengan laga sebelumnya.
"Saya selalu bilang setiap pertandingan punya ceritanya sendiri. Apa yang terjadi di masa lalu tetap di masa lalu. Besok kami harus membangun cerita positif untuk kami. Mereka tim yang berbeda, tim yang sangat berkualitas dan teknis. Kami juga demikian. Saya pikir ini akan menjadi pertandingan besar. Kami sangat menghormati tim lawan dan kami datang ke sini untuk mencapai target kami di kompetisi,” ujar Mauricio Souza.
Mauricio Souza menilai kekuatan Malut United memang tidak bisa dipandang sebelah mata, terutama ketika bermain di hadapan pendukung sendiri.
Rekor kandang yang kuat menjadi bukti bahwa Malut United memiliki mental bertanding yang solid saat tampil di kandang.
Meski demikian, Mauricio Souza memastikan rasa hormat bukan berarti rasa takut.
Ia menegaskan timnya datang dengan keyakinan yang menjadi senjata utama untuk menghadapi tekanan laga tandang.
"Mereka adalah tim yang sangat kuat, terutama saat bermain di kandang. Kami menyadari itu, tetapi kami siap menampilkan permainan besar. Kami tidak akan berhenti bermain dengan gaya kami dan itu adalah DNA tim kami," tutup Mauricio Souza.
Pemain Persija, Jordi Amat menilai bahwa timnya wajib meraih kemenangan atas Malut United.
Hal tersebut untuk bisa memanfaatkan momentum setelah Borneo FC menelan kekalahan.
“Besok (hari ini) adalah pertandingan besar dan sangat penting bagi kami. Kami datang ke sini untuk menang. Kami tahu Borneo FC kalah kemarin, jadi kami punya kesempatan besar untuk mendapatkan tiga poin. Karena itu, kami harus bekerja keras besok,” kata Jordi Amat, dilansir BolaSport.com dari laman resmi Persija.
Lebih lanjut, Jordi Amat memprediksi duel melawan Malut United tak akan mudah.
Malut United sendiri memang tampil ganas ketika bermain di kandang. Jordi Amat tak gentar dengan Malut United.
Pemain berusia 33 tahun itu kemudian optimistis Persija bisa meraih kemenangan.
Hal itu tak terlepas dari modal apik yang diraih Persija. Tim asuhan Mauricio Souza berhasil meraih kemenangan dalam dua laga terakhirnya.
"Besok akan menjadi pertandingan yang sulit. Karena itu, kami harus fokus pada diri sendiri. Dalam 2-3 pertandingan terakhir, kami bermain sangat baik, terutama di momen-momen akhir laga. Jika besok kami bisa tampil seperti itu, kami punya peluang besar untuk menang. Kami tidak boleh hanya fokus pada beberapa pemain mereka, tetapi pada keseluruhan tim. Kami akan bermain sesuai dengan apa yang telah kami persiapkan dalam latihan,” ucap Jordi Amat.
Rekor: 7 menang, 2 imbang, 2 kalah
(23/8/2025) Persija Jakarta Vs Malut United 1-1
Laga tersebut berkesudahan 1-1, Malut United unggul lebih dulu lewat sepakan roket Yance Sayuri menit 71.
Akan tetapi 10 menit berselang, lewat skema serangan balik cepat, Maxwell Souza bisa menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Kiper: Alan Jose
Bek: Igor Inocencio, Riswan Lauhin, Manahati Lestusen, Yance Sayuri
Tengah: Wbeymar Angulo, Yakob Sayuri, Tyronne del Pino, Ridho Syhuhada
Penyerang : Ciro Alves, David da Silva
Pelatih: Hendri Susilo
Penjaga gawang: Andritany Adhiyasa
Belakang: Jordi Amat, Thales Lira, Donny Tri Pamungkas, Bruno Tubarao
Tengah: Fabio Calonego, Jordi Amat, Maxwell Souza
Depan: Allano Lima, Gustavo Almeida, Alaeddine Ajaraie
Pelatih: Mauricio Souza
Tiga poin menjadi target dari Malut United kala melawan Persija Jakarta.
"Kami sudah melupakan hasil laga sebelumnya (vs Semen Padang), "kata Pelatih Malut United dikutip dari TribunTernate, Senin (23/2/2026).
"Sekarang harus fokus penuh menghadapi Persija, dan kami akan bekerja keras untuk meraih 3 poin, "lanjutnya.
Di tengah jeda laga yang singkat, Laskar Kie Raha telah mempersiapkan tim secara maksimal.
Coach Hendri memastikan seluruh pemain yang bisa tampil dalam keadaan siap untuk menghadapi Macan Kemayoran.
"Secara umum persiapan melawan Persija berjalan lancar, semua pemain dalam keadaan sehat dan siap, "tutur Hendri.
Malut United harus kehilangan 2 pilar di lini belakang yakni Safrudin Tahar dan Nilson Junior karena akumulasi kartu.
Namun ketidakhadiran kedua pemain tersebut telah diantisipasi oleh tim pelatih.
Coach Hendri menegaskan pihaknya telah menyiapkan alternatif strategi untuk menyiasati situasi tersebut.
"Saya pikir hal itu bukan menjadi masalah, kami sudah siapkan komposisi line-up yang tak kalah kuat dari sebelumnya."
"Namun yang terpenting, besok mentalitas kami adalah bermain secara kolektif, "tegas juru taktik 60 tahun itu.