TRIBUNPEKANBARU.COM - Pada kegiatan Ayo, Berpendapat di halaman 109 buku Pendidikan Pancasila kelas 5 Kurikulum Merdeka, siswa diajak untuk menyampaikan pendapat secara santun dan bertanggung jawab.
Kegiatan ini melatih siswa agar berani berbicara dan mengemukakan ide di depan orang lain.
Melalui sesi berpendapat, siswa belajar mendengarkan pandangan teman yang mungkin berbeda.
Aktivitas ini membantu siswa memahami bahwa perbedaan pendapat adalah hal yang wajar.
Siswa juga diajak untuk menyampaikan pendapat dengan bahasa yang sopan dan mudah dipahami.
Kunci jawaban disediakan sebagai panduan untuk membantu siswa memahami arah jawaban yang diharapkan.
Pembahasan ini bertujuan memperjelas nilai-nilai musyawarah dan demokrasi yang dipelajari.
Dengan memahami contoh jawaban, siswa dapat belajar menyusun pendapat secara lebih runtut.
Kegiatan ini diharapkan menumbuhkan sikap saling menghargai dalam menyampaikan dan menerima pendapat.
Ayo, Berpendapat
Deskripsikan hal-hal yang dilakukan orang-orang dalam gambar berikut ini dan kaitkan dengan pelestarian budaya daerah.
Apa yang dilakukan orang-orang dalam gambar?
Gambar 1
Deskripsi :
Gambar ini menunjukan kebudayaan adat pernikahan Jawa Tengah. Cara ini dilakukan dilakukan agar warisan budaya nenek moyang tetap terjaga dan tidak punah.
Adat pernikahan Jawa Tengah memiliki nilai-nilai luhur yang mengajarkan tentang rasa hormat, kebersamaan, dan kesetiaan.
Melestarikan adat pernikahan ini sama halnya dengan melestarikan identitas dan jati diri bangsa.
Gambar 2
Deskripsi :
Gambar ini menunjukan kegiatan menonton pertunjukan kesenian tari. Menonton pertunjukan seni tari merupakan cara bagi kita untuk memelihara warisan budaya nenek moyang yang tak tergantikan.
Selain itu dengan menonton pertunjukan seni kita dapat mempertahankan identitas budaya, dalam hal ini kekayaan seni dan budaya Indonesia.
Gambar 3
Deskripsi :
Gambar ini menunjukan kebudayaan Bali ogoh-ogoh. Ogoh-ogoh sebagai salah satu tradisi budaya Bali yang berkembang dengan baik sejak tahun 1980-an patut dilestarikan karena dapat menjadi industri budaya bagi masyarakat Bali.
Pelaksanaan parade ogoh-agoh memiliki filosofi yang diharuskan untuk manusia saling menjaga alam dan sumber daya untuk tidak merusak lingkungan sekitarnya.