Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dinas Perhubungan Kota Bandung membuka program mudik gratis dengan layanan antarprovinsi dan dalam provinsi untuk momen Lebaran tahun 2026 dengan menyediakan ratusan kuota.
Pendaftaran mudik gratis tersebut telah dibuka mulai 24 Februari 2026 hingga 6 Maret 2026 di JPO Asia Afrika setiap Senin-Jumat pada pukul 08.00 WIB-15.00 WIB, sedangkan pada Sabtu dibuka pukul 08.30 WIB-15.00 WIB.
Tujuan mudik gratis untuk mudik Lebaran tahun ini yakni Bandung-Surabaya via Utara, Bandung-Yogyakarta via Utara, Bandung-Yogyakarta via Selatan. Kemudian di dalam provinsi yakni Bandung-Kuningan-Cirebon, dan Bandung-Tasikmalaya-Banjar.
"Total ada 5 bus yang disiapkan dengan kuota 250 orang, jadi satu bus itu 50 orang. Nanti rencana tanggal 17 Maret akan kita lepas dari Balai Kota," ujar Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Rasdian Setiadi, Selasa (24/2/2026).
Syarat untuk mengikuti program mudik gratis tersebut cukup dengan KTP-el atau surat domisili Kota Bandung. Jika kuota masih tersedia, semua masyarakat pasti akan dilayani dan tentunya bisa mendapatkan kursi.
"Buka pendaftarannya kita offline saja di JPO Asia Afrika. Paling 2–3 hari juga sudah habis, nanti saya laporkan ke Pak Wali untuk pemberangkatan," katanya.
Sebelum pemberangkatan, bus yang akan digunakan untuk mengangkut penumpang pada program mudik gratis itu akan dilakukan ramp check atau uji kelaikan jalan kendaraan terlebih dahulu.
Hal tersebut dilakukan untuk menjamin keselamatan penumpang, sehingga bus yang memenuhi persyaratan teknis, laik jalan, dan laik operasi akan dipasang stiker agar kondisi kendaraan ini bisa diketahui masyarakat.
"Nanti pelepasannya akan langsung oleh Pak Wali, untuk waktunya pasti saat mendekati Lebaran pada 17 Maret," ucap Rasdian.
Dia meminta masyarakat yang ingin mendaftar mudik gratis harus lebih cepat melakukan pendaftaran di tempat yang telah ditentukan agar tidak kehabisan kuota yang telah disiapkan. (*)