Tiga Bulan Lampu Lalu Lintas Sentani Mati, Keselamatan Pengguna Jalan Terabaikan
Paul Manahara Tambunan February 24, 2026 02:12 PM

 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Putri Nurjannah Kurita

TRIBUN-PAPUA.COM, SENTANI - Arus lalu lintas di jantung Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, kian tak beraturan.

Matinya lampu lalu lintas (traffic light) di simpang masuk Pasar Lama sejak November 2025 telah memicu kemacetan parah dan meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengguna jalan.

Pantauan Tribun-Papua.com pada Senin hingga Selasa (24/2/2026), perangkat pengatur jalan di jalur padat tersebut tidak berfungsi sama sekali.

Kondisi ini menciptakan titik jenuh kendaraan, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari.

Minimnya pengaturan membuat para pengendara saling berebut jalan dan mengabaikan keselamatan pejalan kaki.

Baca juga: Ditengarai Miras, Dua Mobil Ringsek Usai Tabrak Tiang Lampu Jalan di Sentani Timur

​Rendy (53), seorang tukang ojek pangkalan yang sehari-hari beroperasi di kawasan tersebut, mengungkapkan bahwa perbaikan sempat dilakukan pada Minggu (22/2/2026).

Namun, fungsi lampu tersebut hanya bertahan sekejap.

"Ini bikin kacau lalu lintas. Memang menyala tapi sebentar saja lalu mati lagi. Biasanya macet   pagi dan sore sekitar jam 6.00 WIT," ujarnya kepada Tribun-Papua.com, Selasa (24/2/2026).

Hal senada juga diungkap Frances (34), warga Pasar Lama, katanya, lampu lalu lintas yang mati bahkan menimbulkan kecelakaan baik antar kendaraan roda dua maupun roda empat.

Frances menyampaikan memang ada petugas kepolisian dari Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Jayapura yang mengatur tetapi saat pagi hari saja.

Selama tiga bulan terakhir kondisi lalu lintas bisa berjalan aman dan teratur hanya karena pengendara saling pengertian.

KECELAKAAN DI SENTANI: Kecelakaan lalu lintas ini terjadi di Raya Sentani -  Abepura, tepatnya di depan cucian mobil Bustomi, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Minggu, (16/3/2025). Mobil Daihatsu Xenia menabrak dua sepeda motor, mengakibatkan enam orang mengalami luka-luka.
KECELAKAAN DI SENTANI: Kecelakaan lalu lintas ini terjadi di Raya Sentani -  Abepura, tepatnya di depan cucian mobil Bustomi, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Minggu, (16/3/2025). Mobil Daihatsu Xenia menabrak dua sepeda motor, mengakibatkan enam orang mengalami luka-luka. (Tribun-Papua.com/istimewa)

"Kalau saling pengertian aman seperti ini. Tetapi biasanya ada ribut, kecelakaan juga ada waktu lalu, mobil tabrak motor, motor tabrak motor sampai luka-luka di sini," katanya sambil menunjuk lokasi kecelakaan.

Mereka berharap pemerintah setempat dapat segera memperbaiki lampu lalu lintas supaya menghindari kecelakaan dan kemacetan terutama di jalan masuk Pasar Lama.

Baca juga: Astra Motor Papua Ingatkan Pentingnya Lampu Rem Motor Honda

Respons Pemerintah

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jayapura, Meyer Suebu, memberikan klarifikasi terkait lambatnya penanganan.

Ia mengakui bahwa persoalan ini telah menjadi atensi pimpinan daerah.

Namun, Meyer mengungkapkan adanya kendala administratif terkait status aset.

Lampu lalu lintas di titik Pasar Lama tersebut secara teknis merupakan kewenangan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Papua, bukan aset langsung pemerintah kabupaten.

"Kami sudah diingatkan oleh pimpinan setelah koordinasi asetnya milik Balai Transportasi Darat Kelas II, tapi dalam konteks ini soal menyalahkan sementara di lapangan masyarakat sudah resah. Dalam kondisi itu dari Bidang Darat dengan tim sempat [upaya perbaikan] nyala malam hujan deras mati lalu mati," ujarnya. (*) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.