BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di MAN 1 Tapin tetap dilaksanakan selama bulan suci Ramadan 2026. Namun, menu yang biasanya berupa makanan basah kini diganti menjadi makanan kering.
Sejumlah guru yang mengelola pendistribusian MBG terlihat menunggu siswa menyelesaikan salat zuhur berjamaah di musala sekolah maupun di Masjid Agung Humasa yang letaknya berdekatan dengan madrasah, Selasa (24/2/2026).
Adapun menu yang dibagikan berupa telur rebus, roti, susu kemasan, dan buah. Paket tersebut dibawa pulang siswa untuk dinikmati saat berbuka puasa.
Kepala MAN 1 Tapin, Muhamad Rifani, mengatakan penerima manfaat MBG adalah siswa yang belum hadir 100 persen dengan berbagai alasan, seperti sakit atau bangun kesiangan.
“Jika masih tersisa, MBG dibagikan kepada dewan guru maupun staf di MAN 1 Tapin,” ujarnya.
Menurutnya, para siswa tidak mempermasalahkan perubahan menu dari makanan basah menjadi makanan kering selama Ramadan.
Baca juga: Sediakan Barang dengan Harga Subsidi, Pemkab Tanahbumbu Gelar Pasar Murah di Masjid Agung Al Falah
“Anak didik tidak komplain, mereka merasa senang saja. Biasanya dinikmati saat berbuka puasa,” tambahnya.
Hal serupa juga diterapkan di SMKN 1 Rantau. Kepala SMKN 1 Rantau, Muhammad Syarifuddin, mengungkapkan ada empat guru yang ditunjuk mengelola MBG di sekolah tersebut.
Selama Ramadan, pendistribusian MBG dilakukan setelah salat zuhur dengan menu kering berupa telur rebus, roti, dan susu kotak kecil.
“MBG dibagikan setelah salat zuhur. Pola ini sebenarnya juga sudah dilakukan sebelum Ramadan,” jelasnya.
Ia menambahkan, di kawasan SMKN 1 Rantau terdapat banyak kantin yang dikelola masyarakat sekitar sekolah.
Namun demikian, pelaksanaan MBG tetap berjalan sesuai ketentuan.
Program MBG ini diharapkan tetap memberikan manfaat bagi siswa, meski dalam suasana Ramadan dengan penyesuaian menu dan waktu pembagian. (Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)