Jembatan Sentong Ambles, Ini Rute Alternatif Bondowoso-Jember
Haorrahman February 24, 2026 04:57 PM

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, 
Bondowoso – Amblesnya Jembatan Sentong di perbatasan Desa Sukowiryo dan Kelurahan Nangkaan membuat akses utama Bondowoso–Jember ditutup total sejak Selasa (24/2/2026).

Penutupan jembatan penghubung Kabupaten Bondowoso dengan Jember itu memaksa pengendara roda dua hingga kendaraan berat beralih ke jalur alternatif.

Baca juga: Jembatan Sentong Nagkaan Bondowoso Ambles, Lalu Lintas Buka Tutup

Dua Rute Alternatif

Melalui akun media sosial resmi, Dinas Perhubungan Bondowoso mengumumkan dua skema pengalihan arus:

  1. Rute Kendaraan Roda 2 dan Roda 4 (< 8>Dari Alun-alun Bondowoso: Pasar Nangkaan – Balai Desa Petung – Balai Desa Pakuwesi – SDN Kembang 2 – Jember
    Dari Arak-arak: Yonif 514 – Balai Desa Petung – Balai Desa Pakuwesi – SDN Kembang 2 – Jember
  2.  Rute Kendaraan Berat (≥ 6 Roda, Bus dan Truk > 8 Ton)
    Arah Bondowoso/Situbondo: Kolam Renang Al Amin – Perumahan Vila Utama Sumbersalam – Balai Desa Grujugan Kidul – Masjid Al Ikhlas Tamanan – Alun-alun Tamanan – Alun-alun Sukowono – Maesan – Jember

 

 

Baca juga: Mobil Kijang Terperosok di Pujer Bondowoso, Diduga Hindari Jalan Berlubang

Berdasarkan pantauan di lapangan, jalur alternatif yang melintasi Desa Kembang mengalami kemacetan cukup parah pada jam berangkat sekolah, sekitar pukul 07.04 WIB. Arus lalu lintas mulai berangsur normal sekitar pukul 09.30 WIB.

Kepala Desa Kembang, Kusnadi, mengatakan kepadatan luar biasa juga terjadi pada Senin malam sekitar pukul 20.00 WIB dan baru terurai satu jam kemudian setelah tim turun ke lapangan.

"Tadi pagi lumayan parah karena belum ada petugas atau rekan-rekan yang menjaga di pertigaan serta titik-titik rawan," ujarnya.
Ia mengaku telah berkoordinasi dengan RT/RW dan perangkat desa untuk membantu pengaturan lalu lintas di titik rawan.

"Mohon kesadaran pengendara agar ikut menjaga ketertiban," tambahnya.

Dampak pengalihan arus juga dirasakan warga Perumahan Green City, Nangkaan. Seorang warga berinisial IC mengaku resah karena banyak pengendara memanfaatkan jalan perumahan sebagai jalur alternatif.

Menurutnya, warga tidak keberatan selama pengendara berhati-hati, mengingat banyak anak-anak yang bermain di sekitar lingkungan tersebut.

"Gak papa, tapi harus hati-hati. Karena ini membahayakan warga dan anak-anak kecil yang biasa bermain di sekitar jalan perumahan," ungkapnya.

Menanggapi situasi tersebut, Kanit Kamsel Satlantas Polres Bondowoso, Aiptu Eko Setyo Budi Cahyono, mengimbau masyarakat tetap berhati-hati dan mematuhi arahan petugas.

Personel Satlantas bersama Dinas Perhubungan telah disiagakan di sejumlah simpul pengalihan arus untuk mencegah kemacetan dan membantu kelancaran lalu lintas.

"Petugas ditempatkan di titik strategis guna membantu pengendara serta mencegah kemacetan. Kami imbau masyarakat selalu mematuhi arahan petugas demi keselamatan bersama," tambahnya.
 


© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.