WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG – Langkah berani diambil Pemerintah Kabupaten Bogor di bawah kepemimpinan Bupati Rudy Susmanto.
Guna memastikan seluruh pembangunan di Bumi Tegar Beriman berjalan bersih, Pemkab Bogor resmi menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melakukan pendampingan langsung pada sejumlah proyek strategis tahun anggaran 2026.
Langkah ini menjadi sinyal kuat komitmen integritas Pemkab Bogor agar seluruh program berjalan transparan, akuntabel, dan jauh dari praktik lancung.
Kawal ketat sejak tahap perencanaan
Inspektur Kabupaten Bogor, Arif Rahman, menjelaskan bahwa keterlibatan lembaga antirasuah ini bertujuan untuk menutup celah penyimpangan sejak dini.
Menurutnya, pendampingan dilakukan secara menyeluruh mulai dari proses perencanaan hingga tahap pelelangan.
“Bupati Bogor berkomitmen mencegah tindakan korupsi, dengan cara meminta pendampingan KPK agar proyek strategis dapat dilaksanakan sesuai ketentuan, mulai dari perencanaan hingga pelelangan,” ujar Arif Rahman di Cibinong, Selasa (24/2/2026).
Pada koordinasi yang berlangsung 23 Februari 2026 lalu, KPK telah memberikan sejumlah rekomendasi dan pertimbangan teknis terkait proyek-proyek bernilai anggaran besar.
Tak hanya terpaku pada proyek strategis, SKPD juga diberikan ruang untuk berkonsultasi mengenai kegiatan non-strategis jika ditemukan kendala dalam pelaksanaannya.
Memperkuat fungsi pengawasan internal
Arif menegaskan bahwa kehadiran KPK bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk penguatan bagi Inspektorat sebagai benteng pengawasan internal daerah.
“Dengan pendampingan KPK, kami mendapatkan arahan jelas mengenai apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Ini langkah luar biasa Bupati Bogor agar proyek strategis di Kabupaten Bogor berjalan transparan dan aman dari masalah di kemudian hari,” tegasnya.
Harapan keberlanjutan integritas
Senada dengan hal tersebut, Plt Kadis DPKPP, Eko Mujiarto, menyambut positif langkah strategis ini.
Ia berharap pola pengawasan ketat seperti ini tidak berhenti di tahun ini saja, melainkan menjadi standar operasional di tahun-tahun mendatang.
“Dengan pendampingan ini, program yang dilaksanakan berjalan sesuai ketentuan yang ada, sesuai target yang direncanakan, sehingga semua kegiatan dapat berjalan lancar,” pungkas Eko.
Melalui sinergi dengan KPK ini, Pemkab Bogor optimis dapat meningkatkan profesionalisme aparatur serta menjamin bahwa setiap rupiah anggaran pembangunan benar-benar kembali dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.