Pemkab Babar Siapkan Tim Kesehatan dan Buffer Zone di Pelabuhan Tanjungkalian untuk Mudik 2026
Asmadi Pandapotan Siregar February 24, 2026 05:03 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemerintah Kabupaten Bangka Barat mulai mematangkan persiapan pelayanan arus mudik Lebaran 1447 Hijriah yang diperkirakan mencapai puncaknya pada akhir Maret 2026.

Kepala Dinas Perhubungan, Perumahan, dan Kawasan Permukiman Pemkab Bangka Barat, Aidin Setiawan, mengatakan pihaknya akan menggelar rapat koordinasi bersama instansi terkait guna memastikan pelayanan bagi masyarakat berjalan optimal.

Menurut Aidin, koordinasi tersebut melibatkan berbagai sektor, termasuk kesehatan, guna mengantisipasi kemungkinan adanya penumpang yang membutuhkan penanganan khusus selama perjalanan mudik.

"Itu nanti kami lakukan rapat koordinasi dengan pihak-pihak terkait. Kesehatan juga mengantisipasi kalau ada penumpang manula, ibu melahirkan, disiapkan petugas kesehatan. Akan dibentuk tim agar masyarakat nyaman," kata Aidin, kepada Bangkapos.com, Selasa (24/2/2026) di Mentok.

Menurut dia, pembentukan tim kesehatan tersebut bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman, untuk masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.

"Khususnya bagi kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, dan penumpang yang mengalami kondisi kesehatan," lanjutnya.

Dia menambahkan, kesiapan petugas di lapangan menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran arus mudik. Sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan lancar.

Diketahui, Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, mulai mematangkan skema pengaturan arus mudik Lebaran 1447 Hijriah, diperkirakan mencapai puncak akhir Maret 2026.

Pelabuhan Tanjungkalian Mentok–Tanjung Api-Api Sumsel merupakan pelabuhan penyeberangan yang melayani angkutan penumpang dan kendaraan, menggunakan armada kapal ferry dan kapal cepat Express Bahari.

Kepala Dinas Perhubungan, Perumahan, dan Kawasan Permukiman Pemkab Babar, Aidin Setiawan, mengatakan, pemerintah telah menyiapkan skema terkait pengaturan arus mudik Lebaran 2026.

"Telah kami siapkan skema, dari arus mudik kendaraan datang ke Tanjungkalian masuk ke buffer zone, agar tidak macet di jalan raya. Dan nanti dari ASDP mengatur pos-pos di area buffer zone," kata Aidin kepada Bangkapos.com, Selasa (24/2/2026) di kantor Bupati Babar.

Ia menyampaikan, posko pengamanan arus mudik telah disiapkan di Parittiga dan Kelapa, serta personel yang bertugas akan bekerja sama dengan Satlantas guna mengatasi arus mudik di Babel.

"Pada titik-titik itu akan mengontrol posko untuk arus mudik. Orang-orang kami tugaskan di posko tersebut, mereka bekerja sama dengan Lantas untuk mengatasi arus mudik di Babel ini," katanya. (Bangkapos.com/Riki Pratama)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.