Grid.ID - Penyanyi muda Betrand Peto membagikan kebiasaan barunya pada saat bulan Ramadan. Selama bulan puasa, Betrand Peto kerap menemani sang ayah, Ruben Onsu pada saat buka puasa maupun sahur.
Ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, pada Senin (23/2/2026), Betrand mengungkapkan bahwa selera makannya belakangan ini cukup sederhana. Ia mengaku belum terlalu banyak menyantap hidangan berat dan hanya memilih satu menu yang benar-benar ia sukai, yaitu nasi biryani.
"Enggak. Paling aku tadi nasi itu saja sih, nasi biryani doang. Jadi makan nasi briyani. Mungkin malam ini aku request apa sama Ayah ya? Mungkin nasi biryani juga," ujar Betrand Peto di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, pada Senin (23/2/2026).
Kecintaannya pada nasi biryani ternyata bukan tanpa alasan. Pelantun lagu-lagu bernuansa emosional ini mengaku sudah lama tertarik dengan budaya makan khas luar negeri, khususnya yang sering ia lihat melalui berbagai tayangan video.
"Iya, aku suka nasi biryani. Suka. Kan emang suka kayak lihatin orang luar makan kan gitu," katanya.
Tak hanya soal jenis makanan, cara menikmati hidangan pun menjadi daya tarik tersendiri bagi Betrand. Ia mengaku kerap tergiur melihat kebiasaan makan menggunakan tangan yang sering muncul di berbagai konten media sosial.
"Jadi suka makan pakai tangan, kadang juga tergiur dengan lihat video-video mereka makan gitu. Jadi aku bilang sama Ayah 'mau dong coba', kiranya suka deh," ujarnya.
Meskipun tidak berpuasa, namun artis yang akrab disapa Onyo ini ternyata menyukai beberapa menu takjil seperti kolak, pisang goreng hingga kelapa.
"Suka kolak, suka pisang goreng, terus juga yang enak tadi apa itu ya, kelapa sama manis-manisan," tuturnya.
Tak hanya camilan, ia dan Ruben juga memikirkan menu utama yang akan disantap selama Ramadan. Mulai dari berbuka hingga sahur, semuanya dipertimbangkan agar tetap terasa seru dan tidak membosankan.
"Kita bikin ada beberapa makanan puasa kayak ikan, tapi lagi mikir buka puasa apa yang seru ya. Kalau sahur juga sahur apa yang seru makanannya gitu," ujarnya.
Menariknya, proses penentuan menu makanan sehari-hari rupanya tidak sepenuhnya bergantung pada orang rumah. Onyo mengaku cukup terlibat dalam memilih menu, meski tetap dibantu oleh tim.
"Dari timnya. Kadang dari aku juga sih, cuma aku kasih tahu tim, terus tim juga masakin. Gitu saja sih," katanya.