Menu MBG di Tulungagung Terkesan Dipaksakan saat Ramadhan: Berisi Susu, Jeruk mentah dan Telur Asin
Eko Darmoko February 24, 2026 08:35 PM

SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali dijalankan selama bulan puasa di Kabupaten Tulungagung.

Namun menu MBG selama Bulan Ramadhan ini membuat banyak orang tua mengeluh.

Penyebabnya, menu MBG yang diubah jadi kue, buah, dan susu ini dinilai ala kadarnya.

Herlambang alias Pendik misalnya, salah satu wali murid SDN 01 Kampungdalem, menu yang disajikan berupa susu Cimory 125 ml, jeruk mentah, dan telur asin.

"Apakah ini nilainya sampai Rp 10.000?" ucapnya mempertanyakan.

Menurutnya, MBG selama bulan puasa terkesan dipaksakan dan ala kadarnya.

Jika satu menu dipatok Rp 10.000, nilai yang dibagikan menurutnya kurang.

Sebab dalam mempersiapkan menu dengan jumlah besar, seharusnya bisa mendapatkan harga yang lebih murah.

Baca juga: Menu MBG di SMPN 6 Kota Malang saat Ramadhan: Telur, Kurma, Kacang dan Roti, Dibagikan saat Pulang

"Kalau pengadaan jumlah besar pasti lebih murah. Telur asin paling hanya Rp 3.500," ucap Pendik yang juga pelaku usaha katering ini.

Selain di SDN 01 Kampungdalem, Pendik juga punya anak di SDN 1 Botoran dan SMAN 1 Kedungwaru.

Di SDN 1 Botoran, menu MBG dirapel 3 hari berisi roti, buah pir, telur puyuh 4 butir, telur ayam, kue basah, 2 susu Cimory, 1 jeruk.

Pendik mempertanyakan roti dan kue basah yang tanpa PIRT (perusahaan industri rumah tangga).

"Roti sana kue polosan, tanpa PIRT, terus keamanan pangannya bagaimana? Kedaluwarsanya tidak dicantumkan, komposisi juga tidak diketahui," keluhnya.

Menu Minimalis

Sementara di SMAN 1 Kedungwaru, menu yang disajikan berupa telur, 4 butir kurma, kue basah, dan nugget stick.

Pendik mengatakan, menu yang disajikan mirip jajan harian anak-anak.

Ia mempertanyakan kandungan gizi yang terkandung dalam sajian itu.

"Tentu ahli gizi yang bisa menjawab, apakah MBG ini sudah mencukupi nutri anak-anak. Rotinya juga tidak dimakan, karena tidak enak," katanya.

Banyak orang tua menyampaikan, menu MBG di sejumlah sekolah tidak jauh berbeda.

Di SDN 01 Boyolangu misalnya, menu yang disajikan berupa telur, pisang, dan 2 dimsum.

Di Ngunut, menu yang disajikan roti polosan, susu sekolah dan telur.

"Dengan pisang, dimsum, dan telur, gizi seperti apa yang mau diberikan ke anak-anak?" ucap seorang wali murid.

Kordinator Wilayah  Badan Gizi Nasional (Korwil BGN) Kabupaten Tulungagung, Sebrina Mahardika belum bisa dikonfirmasi terkait menu MBG yang banyak dipertanyakan orang tua siswa ini.

SURYAMALANG.COM sudah mengirim pesan melalui WhatsApp, namun belum dijawab.

Baca juga: MBG di Kota Batu Tetap Berjalan saat Ramadhan, Makanan Basah Diganti Kering Ada Roti hingga Abon

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.