TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Penyesuaian jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) selama bulan Ramadan 1447 Hijriyah tidak berdampak signifikan terhadap pelayanan publik di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, Selasa (24/2/2026).
Meski jam kerja berkurang sekitar satu jam, pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Dukcapil Toraja Utara, Alexander, menjelaskan bahwa perubahan jam kerja selama Ramadan sudah menjadi rutinitas tahunan.
Selama bulan puasa, pelayanan dimulai pukul 08.00 Wita hingga pukul 15.00 Wita, khusus hari Jumat sampai pukul 15.30 Wita.
Menurutnya, masyarakat telah memahami pola pelayanan tersebut sehingga tidak ada perubahan signifikan dalam aktivitas pelayanan.
“Setiap Ramadan memang jam kerja berkurang, tapi kami tetap memaksimalkan pelayanan,” ujarnya di ruang kerjanya.
Ia menjelaskan, untuk memastikan pelayanan tidak terhenti, waktu istirahat pegawai yang biasanya berlangsung serentak pada pukul 12.00 Wita kini diatur secara bergiliran.
Dengan sistem shift tersebut, loket pelayanan tetap beroperasi.
“Biasanya pegawai istirahat bersamaan, sekarang dibagi bergantian agar pelayanan tetap berjalan,” katanya.
Langkah ini diterapkan mengingat tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan administrasi kependudukan, terutama bagi siswa yang mengurus dokumen untuk keperluan Program Indonesia Pintar (PIP) dan berbagai layanan lainnya.
Alexander menambahkan, pelayanan setiap hari berlangsung hingga sekitar pukul 15.00 Wita.
Bahkan, sebelum jam tutup biasanya antrean sudah tidak ada.
Sekitar 15 menit sebelum operasional berakhir, pelayanan telah diselesaikan agar petugas dapat merapikan berkas dan perangkat untuk persiapan keesokan harinya.
Ia juga menyebut tingkat kunjungan masyarakat selama Ramadan relatif stabil dan tidak jauh berbeda dibanding hari biasa.
Kondisi ini didukung oleh kebiasaan masyarakat Toraja Utara yang sudah terbiasa dengan pola pelayanan saat bulan puasa, serta tingginya toleransi antarumat beragama di daerah tersebut.
Terkait pengawasan kinerja ASN selama Ramadan, Alexander menegaskan pentingnya profesionalisme dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas.
Ia juga mengingatkan para pegawai yang menjalankan ibadah puasa agar tetap semangat memberikan pelayanan terbaik.
“Yang terpenting, pelayanan publik tidak boleh terhenti,” tegasnya.
Sebagai pejabat yang relatif baru di Dukcapil, ia berharap dukungan dan kerja sama dari para pegawai senior agar roda organisasi tetap berjalan baik dan pelayanan kepada masyarakat semakin maksimal.(*)