Tradisi Ramadan di Masjid Agung Tuban, Jemaah Larut dalam Khidmat Pengajian
Samsul Arifin February 25, 2026 12:14 AM

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Muhammad Nurkholis

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN – Menjelang waktu berbuka puasa, masyarakat Kabupaten Tuban mulai memadati Masjid Agung Tuban untuk mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Selama Ramadan, menjelang azan Magrib pengurus masjid rutin menggelar kajian kitab sekitar satu jam sebelum waktu berbuka. 

Setelah pengajian, suasana semakin hangat saat takmir masjid menyediakan buka puasa gratis bagi para jamaah.

Sekretaris Takmir Masjid Agung Tuban, Agus Suryanto, mengatakan selama Ramadan pihak masjid menyediakan sekitar 400 hingga 500 porsi takjil dan makanan setiap hari.

Baca juga: Bagaimana Hukum Orang yang Tak Sengaja Menghirup Asap Rokok saat Puasa Ramadan? Ini Penjelasannya

Rangkaian Ibadah dari Subuh hingga Malam

Takjil tersebut berasal dari berbagai pihak, mulai dari masyarakat sekitar, para pengusaha, hingga instansi pemerintah.

Selain itu, pengurus masjid juga ikut menyiapkan hidangan berbuka bagi jamaah.

“Selama Ramadan ada sekitar 400 sampai 500 porsi menu berbuka yang disediakan setiap hari. Jumlahnya hampir sama dengan tahun sebelumnya dan disiapkan secara konsisten sepanjang Ramadan,” ujarnya, Selasa (24/2/2026).

Usai berbuka puasa dan melaksanakan shalat Magrib, jamaah kemudian melanjutkan ibadah dengan shalat Isya dan tarawih berjamaah. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan tadarus.

Ramai di 10 Hari Terakhir

“Setelah berbuka shalat Magrib, kemudian dilanjutkan Isya dan tarawih, setelah itu ada khatmil Quran,” imbuhnya.

Tidak hanya pada malam hari, kegiatan keagamaan juga berlangsung pada pagi hari. Setiap selesai shalat Subuh, takmir masjid menggelar pengajian kitab yang rutin dilaksanakan selama Ramadan.

"Pagi hari kita juga laksanakan kajian kitab," bebernya. 

Baca juga: Oknum Guru PPPK Tulungagung Digerebek Bareng Pegawai BUMN di Tuban: Ternyata Sudah Minta Mundur

Menurut Agus, suasana Masjid Agung Tuban biasanya paling ramai pada sepuluh hari terakhir Ramadan, khususnya pada malam-malam ganjil seperti malam ke-21, 23, 25, 27, dan 29.

Pada malam-malam tersebut, jamaah dari berbagai daerah, akan datang untuk mengikuti kegiatan i'tikaf dan dilanjutkan dengan berbagai ibadah seperti shalat hajat, shalat tobat, hingga shalat tasbih. Bahkan di perkirakan jumlah jamaah yang hadir pun bisa mencapai lebih dari seribu orang. 

“Kalau malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadan, masjid pasti ramai karena banyak jamaah yang datang untuk shalat malam,” ucapnya.

Kegiatan Ramadan di Masjid Agung Tuban ini telah menjadi tradisi setiap tahun. Bahkan, ibadah malam pada sepuluh hari terakhir Ramadan dikenal sebagai salah satu ikon kegiatan keagamaan di Masjid Agung Tuban.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.