Jakarta (ANTARA) - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini mengatakan pemerintah peduli terhadap lulusan baru pada seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang diisyaratkan berlangsung tahun ini.
“Tentu kami sangat concern (peduli, red.) terhadap para fresh graduate (lulusan baru, red.) ya, untuk bisa ikut serta dalam membantu birokrasi ini,” ujar Rini di Gedung Kementerian PANRB, Jakarta, Selasa (24/2).
Sementara itu, dia mengatakan Kementerian PANRB pada saat ini sedang bersiap untuk meminta jumlah formasi beserta kompetensi CPNS yang dibutuhkan kementerian/lembaga maupun pemerintah daerah.
“Kompetensi itu tentunya harus disesuaikan dengan strategi dari kementeriannya (atau lembaga maupun pemda, red.), kemudian strategi Bapak Presiden,” katanya.
Ia menjelaskan penyesuaian kompetensi CPNS dengan strategi Presiden Prabowo Subianto berkaitan dengan program-program prioritas pemerintah.
“Itu harus diutamakan, seperti program-program yang tentunya menjadi prioritas-prioritas nasional,” jelasnya.
Oleh sebab itu, dia mengaku belum bisa mengumumkan kapan tepatnya seleksi CPNS 2026 yang kemungkinan menyediakan 160 ribu formasi tersebut dimulai.







