Kapolda Jabar Tinjau Rest Area Favorit Pemudik, Siapkan Strategi Antisipasi Lonjakan Mudik
Seli Andina Miranti February 25, 2026 08:27 AM

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kapolda Jawa Barat, Irjen Rudi Setiawan bersama Direktur Utama PT Jasa Marga meninjau langsung kesiapan Rest Area KM 57 dan KM 62 Tol Jakarta-Cikampek, Selasa (24/2/2026). Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapan menghadapi arus mudik Lebaran 2026.

Rest Area KM 57 Tol Jakarta–Cikampek menjadi salah satu titik favorit pemudik untuk beristirahat dan mengisi bahan bakar minyak. Lokasinya yang strategis, sebagai rest area pertama yang ditemui kendaraan dari Jakarta setelah melintasi Tol Layang MBZ, menjadikan kawasan ini sering dipadati pengunjung.

Pada musim mudik tahun ini, diprediksi ribuan kendaraan akan singgah di rest area tersebut. Tingginya jumlah kendaraan berpotensi berdampak pada kelancaran arus lalu lintas di Tol Jakarta-Cikampek seperti pada tahun-tahun sebelumnya, antrean kendaraan yang hendak masuk rest area sering meluber hingga ke badan tol dan memicu kemacetan panjang.

Baca juga: Cek Persiapan Arus Mudik di Indramayu, Polisi Petakan Titik Rawan hingga Lokasi Posko

Kapolda Jabar melakukan pemetaan menyeluruh di kawasan rest area, mulai penempatan posko pantau mudik, kesiapan tim urai kemacetan, hingga pengaturan lokasi parkir. Selain itu, pihak kepolisian juga akan menerapkan pembatasan waktu istirahat bagi kendaraan yang masuk ke rest area agar terjadi pergantian secara teratur.

“Kami akan melakukan pembatasan waktu parkir dan istirahat di rest area ini, sehingga tidak terjadi penumpukan kendaraan. Semua harus bergantian agar arus tetap lancar,” ujar Rudi Setiawan, Rabu (25/2/2026) dalam keterangannya.

Lebih lanjut, Kapolda Jabar menjelaskan, pihaknya juga akan memasang alat penghitung kendaraan yang masuk ke rest area. Dengan sistem tersebut, petugas dapat memantau jumlah kendaraan secara real time sekaligus mengawasi durasi waktu istirahat para pemudik.

“Dengan alat penghitung ini, kami bisa mengetahui kapasitas secara pasti. Jika sudah penuh, maka akan kami lakukan rekayasa dan pengalihan agar tidak terjadi antrean hingga ke badan tol. Tujuannya agar seluruh pemudik bisa aman, nyaman, dan tidak menimbulkan kemacetan di Tol Jakarta–Cikampek,” ucapnya.

Dalam peninjauan tersebut, Kapolda Jabar bersama jajaran dan Dirut PT Jasa Marga juga melihat langsung lokasi parkir, fasilitas umum, serta titik-titik yang berpotensi menjadi bottleneck saat puncak arus mudik. Langkah ini diharapkan mampu meminimalisasi kepadatan serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang akan merayakan Lebaran di kampung halaman.(*)

Baca juga: Persiapan Arus Mudik, Jalur dan Rest Area Tol Cipali Dicek, Pastikan Kesiapan dan Fasilitasnya

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.