Cuaca Ekstrem, 5 Penerbangan di Bandara Bali Terdampak, Penyeberangan dari Nusa Penida Ditunda
Putu Dewi Adi Damayanthi February 25, 2026 09:03 AM

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Operasional penerbangan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai saat ini berjalan normal di tengah cuaca ekstrem yang melanda wilayah Bali sejak dua hari terakhir.

Namun demikian terdapat sejumlah penerbangan terdampak cuaca ekstrem hingga pukul 15.30 WITA.

“Operasional bandara tetap berjalan dengan normal. Adapun hingga pukul 15.30 WITa, terdapat lima penerbangan yang terdampak atas kondisi cuaca tersebut,” kata Communication and Legal Division Head PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Gede Eka Sandi Asmadi, Selasa 24 Februari 2026.

Lima penerbangan tersebut yakni dua kedatangan internasional, satu keberangkatan internasional dan dua penerbangan domestik.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Bali Hari Ini 25 Februari 2026, Kecepatan Angin Hingga 45 Km Per Jam, Jaga Kesehatan

Pertama kedatangan Cebu Pacific nomor penerbangan 5J 281 rute Manila - Denpasar dialihkan ke Makassar pada pukul 00.12 WITA.

Penerbangan tersebut telah mendarat di Denpasar pada pukul 05.40 WITA.

Kedua yakni Indonesia AirAsia nomor penerbangan QZ 247 rute Phuket - Denpasar dialihkan ke Jakarta pada pukul 01.05 WITA.

Penerbangan tersebut telah mendarat di Denpasar pada pukul 07.02 WITA.

Sedangkan untuk keberangkatan di antaranya Cebu Pacific nomor penerbangan 5J 282 rute Denpasar - Manila, dijadwalkan untuk terbang pada pukul 01.00 WITA. Pesawat telah diberangkatkan pada pukul 04.00 WITA.

TransNusa nomor penerbangan 8B 5254 rute Denpasar - Lombok, dijadwalkan berangkat pukul 12.40 WITA.

Pesawat mengalami penjadwalan ulang penerbangan (rescheduled) untuk diberangkatkan pada pukul 15.29 WITA.

Wings Air nomor penerbangan IW 1856 rute Denpasar - Lombok, dijadwalkan berangkat pada pukul 11.10 WITA.

Pesawat telah diberangkatkan pada pukul 12.08 WITA, dan telah mendarat pada pukul 12.40 WITA.

Sementara itu, keberangkatan kapal dari Pelabuhan di Nusa Penida sempat ditunda, karena situasi cuaca buruk, hujan deras dan angin kencang, Selasa 24 Februari 2026.

Kabut tebal, hujan deras, disertai angin kencang mengguyur Nusa Penida. Penundaan keberangkatan kapal tersebut dimulai sejak pukul 08.30 WITA.

Keputusan ini disampaikan melalui surat resmi Kantor Unit Penyelenggara yang dikeluarkan untuk mengutamakan keselamatan dan keamanan pelayaran selama kondisi cuaca tidak kondusif.

“Demi keselamatan dan keamanan pelayaran, bersama ini kami sampaikan untuk melakukan penundaan keberangkatan seluruh kapal penumpang dari Pelabuhan Nusa Penida,” ungkap Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas II Nusa Penida, Ni Luh Putu Eka Suyasmin, Selasa 24 Februari 2026.

Keberangkatan dibuka, mempertimbangkan kondisi cuaca. Sejak pagi sampai pukul 14.30, diungkapkannya telah dilakukan 4 kali penundaan keberangkatan.

“Penundaan berdasarkan prakiraan BMKG, cuaca pelabuhan, kondisi perairan dari laporan nakhoda dan koordinasi dengan pelabuhan tujuan,” terangnya.

Penundaan keberangkatan kapal dari Pelabuhan di Nusa Penida juga berdasarkan peringatan dini BMKG Wilayah III Denpasar.

Serta koordinasi dengan petugas Pelabuhan Sanur di Denpasar dan Pelabuhan Pemenang di NTB.

Perwira Jaga Wilayah Kerja Kusamba Kantor UPP Nusa Penida, Nengah Warnata mengatakan, dalam kondisi cuaca buruk ini penyebrangan dari pelabuhan di pesisir Kusamba menerapkan sistem buka-tutup.

“Kebetulan saat ini penumpang dari pesisir Kusamba juga sepi,” ungkapnya. (mit)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.