Mutiara Ramadhan: Meraih Waktu Mustajab yang Tak Bisa Terulang
Adhinata Kusuma February 25, 2026 01:14 PM

Rega Priandanagari Gevisa, S.Sos

MEDIKOM Dewan Pengurus Daerah (DPD) Wahdah Islamiyah Kabupaten Bogor

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Alhamdulillah, puji dan syukur mari kita panjatkan kepada Allah Subhanahuwataala, Rabb semesta alam. Dia yang telah menciptakan beribu-ribu nikmat yang telah kita rasakan pada saat ini, yang bisa kita rasakan dari pagi hingga petang, hingga malam, dari awal kita bangun tidur sampai ke tidur lagi.

Kita mendapatkan ribuan nikmat yang bahkan kita tidak bisa menghitungnya. Bahkan dikatakan, jika engkau menghitung nikmat Allah, maka sungguh engkau tidak akan bisa menghitungnya.

Tak lupa salawat serta salam semoga selalu tercurahkan kepada junjungan kita bersama, manusia terbaik, manusia pilihan Allah, Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam, dan kepada keluarganya, sahabatnya, dan kita selaku umatnya yang semoga saja selalu istiqomah dalam ajaran beliau hingga akhir zaman. Amin amin ya rabbal alamin.

Baca juga: Jejak Islam di Masjid Ar-Rahman Waipare Flores, Bangkit Usai Hancur oleh Tsunami 1992

Sobat Tribuners, gimana nih puasanya? Semoga masih tetap semangat ya.

Alhamdulillah kita berada di bulan yang suci, di bulan yang penuh rahmat, bulan yang penuh kenikmatan, dan kita diberikan kewajiban untuk menjalankan ibadah yang sangat luar biasa, yaitu ibadah puasa Ramadhan.

Alhamdulillah, kita berada di bulan suci Ramadhan, bulan yang mana penuh keberkahan di dalamnya. Bahkan dari pagi hingga ke pagi lagi itu banyak keberkahannya.

Dan ada beberapa waktu mustajab untuk berdoa. Jadi Allah itu ijabah doa-doa kita, meskipun sebetulnya kapan saja kita berdoa itu tentu akan dikabulkan ketika memenuhi syarat-syaratnya.

Tapi di bulan suci Ramadhan ada waktu-waktu yang tentunya lebih mustajab ketika doanya dipanjatkan pada waktu-waktu ini.

Yang pertama, saat sahur. Jadi kita perlu memperbanyak doa kita saat bersahur, saat melaksanakan sahur.

Hadis Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam, beliau bersabda, Rabb kita Tabarakallah Ta'ala turun ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam terakhir.

Lantas Allah berfirman, siapa saja yang berdoa kepada-Ku maka akan Aku kabulkan, siapa yang meminta kepada-Ku maka Aku beri, siapa yang meminta ampunan kepada-Ku maka akan Aku ampuni. Hadis riwayat Bukhari dan Muslim.

Jadi ini janji Allah kepada kita, teman-teman. Kita sangat rugi jika menyia-nyiakan kesempatan ini. Allah akan memberikan apa yang kita inginkan. Jadi apa yang kita mau, mari kita panjatkan kepada Allah.

Masih banyak yang menganggap waktu sahur hanya untuk pemenuhan fisik saja, hanya untuk makan saja. Padahal di waktu ini ada waktu yang sangat mustajab untuk berdoa.

Jadi jangan sampai kita hanya makan-makan saja atau minum-minum saja, tapi mari kita berdoa, meminta dan memohon kepada Allah Subhanahuwataala. Itu yang pertama.

Lalu yang kedua, ketika berpuasa. Ketika berpuasa secara umum, dari awal Subuh hingga terbenamnya matahari atau waktu Magrib, ini juga merupakan waktu yang sangat mustajab untuk berdoa. Jadi jangan sampai kita lewatkan waktu ini untuk berdoa.

Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu, Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda, tiga golongan yang tidak ditolak doanya.

Yang pertama, Al Imamul Adil, pemimpin yang adil. Ini doanya tidak akan ditolak, bukan pemimpin yang zalim. Lalu yang kedua, orang yang berpuasa hingga ia berbuka. Lalu yang ketiga, doa orang yang terzalimi.

Jadi bulan Ramadhan ini sangat mulia sekali, teman-teman. Kita punya privilege yang Rasul sampaikan kepada kita, kepada kita yang sedang berpuasa, bahwa doa kita tidak akan tertolak. Jadi itu waktu mustajab yang kedua, yaitu saat berpuasa dari awal hingga terbenamnya matahari.

Lalu yang ketiga, saat berbuka puasa. Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam bersabda, sungguh orang yang berpuasa mempunyai doa yang dikabulkan dan tidak akan ditolak tatkala berbuka puasa.

Jadi ayo kita panjatkan doa, minta apa yang teman-teman perlukan, minta apa saja yang kita butuhkan kepada Allah Subhanahu wa ta'ala.

Bahkan dikatakan kalau ada orang yang tidak berdoa, itu adalah orang yang sombong. Jadi mari kita berdoa, apalagi waktu ini sangat mustajab, dijanjikan oleh Rasul bahwa doanya tidak akan tertolak.

Selain itu, di bulan ini juga ada satu malam yang sangat mulia. Bahkan dikatakan malam yang lebih baik daripada 1000 bulan.

Dalam Alquran surat Al Qadar ayat tiga, Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman, Lailatul Qadar itu lebih baik daripada 1000 bulan.

Diyakini juga pada malam ini ialah diturunkannya Alquran. Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman dalam surat Al Baqarah ayat 185, bulan Ramadhan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Alquran sebagai petunjuk bagi manusia.

Malam Lailatul Qadar memiliki keutamaan yang sangat mulia. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda, barang siapa salat pada malam Lailatul Qadar karena iman dan mengharapkan pahala, diampuni dosa-dosanya yang telah lampau. Hadis riwayat Bukhari.

Maka pada malam ini insya Allah seluruh doa akan diijabah. Dan banyak orang yang mencari malam ini di 10 hari terakhir Ramadhan. Maka dari itu biasanya banyak yang memperkencang ibadahnya, mulai dari salat malam, membaca bahkan menghatamkan Alquran, beriktikaf, dan lain sebagainya.

Nah, pastikan kita berada di salah satunya. Jadi ayo kita panjatkan doa, minta apa yang teman-teman perlukan, minta apa saja yang kita butuhkan, minta kepada Allah. Apalagi waktu ini sangat mustajab, dijanjikan oleh Rasul bahwa doanya tidak akan tertolak.

Itulah beberapa waktu mustajab di bulan Ramadhan. Jadi mari kita jangan lupa dan jangan ragu untuk berdoa. Apalagi yang kita minta adalah Sang Maha Pengasih, Maha Penyayang, Ar Rahman Ar Rahim, Maha Kaya, Maha Mendengar, yaitu Allah Subhanahu wa ta'ala.

Sangat rugi jika kita melewatkan atau menyia-nyiakan kesempatan ini.

Wallahuakbar.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. (*)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.