Kalapas dan Kakanwil Ditjenpas Jambi Gelar Tausiyah, WBP Lapas Muara Bulian Diajak Muhasabah Diri
Suci Rahayu PK February 25, 2026 03:04 PM

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN – Suasana berbeda terasa di Lapas Kelas IIB Muara Bulian pada Senin malam, 23 Februari 2026. 

Di tengah keheningan malam, lantunan doa dan rasa syukur mengalun khidmat dalam sebuah agenda rohani yang diikuti oleh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) bersama jajaran petugas lapas.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jambi, Irwan Rahmat Gumilar. Kehadiran beliau bukan sekadar kunjungan kedinasan, melainkan wujud kepedulian dan perhatian kepada para WBP yang tengah menjalani masa pembinaan.

Di tengah keheningan malam, lantunan doa dan rasa syukur mengalun khidmat dalam sebuah agenda rohani yang diikuti oleh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) bersama jajaran petugas  Lapas Kelas IIB Muara Bulian pada Senin malam, 23 Februari 2026
Di tengah keheningan malam, lantunan doa dan rasa syukur mengalun khidmat dalam sebuah agenda rohani yang diikuti oleh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) bersama jajaran petugas Lapas Kelas IIB Muara Bulian pada Senin malam, 23 Februari 2026 (Ist)

Turut mendampingi, Kepala Lapas Muara Bulian, M. Ilham Santoso Sahdani, bersama seluruh pejabat struktural Lapas Muara Bulian.

Dalam tausiyahnya, Irwan Rahmat Gumilar menyampaikan pesan spiritual yang menyentuh tentang pentingnya muhasabah diri atau introspeksi. Ia menegaskan bahwa masa pembinaan di dalam lapas bukanlah akhir dari segalanya, melainkan kesempatan untuk memperbaiki diri.

“Tempat ini adalah kesempatan dari Tuhan untuk kita berhenti sejenak, merenung, dan memperbaiki langkah. Jangan lihat masa lalu sebagai beban, tapi jadikan ia sebagai pijakan untuk melompat lebih tinggi menuju kebaikan,” ujarnya di hadapan para WBP yang menyimak dengan khusyuk.

Ia juga mengibaratkan lapas sebagai “universitas kehidupan” yang menjadi ruang pembelajaran untuk membentuk pribadi yang lebih kuat dan bertakwa. Pesan tersebut disambut dengan penuh perhatian oleh para peserta kegiatan.

Sementara itu, Kalapas M. Ilham Santoso Sahdani menegaskan bahwa pembinaan di Lapas Muara Bulian tidak hanya berfokus pada kedisiplinan dan keamanan, tetapi juga pada pembinaan mental dan spiritual.

Kehadiran pimpinan wilayah bersama jajaran lapas dalam kegiatan rohani ini menjadi bukti soliditas dan komitmen bersama dalam membangun sistem pemasyarakatan yang berorientasi pada kemanusiaan.

Kegiatan malam itu ditutup dengan doa bersama. Harapannya, setiap pesan dan nasihat yang disampaikan dapat menjadi lentera bagi para WBP untuk tetap optimis menyongsong masa depan, membawa perubahan positif, serta kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan bermanfaat. (adv)

 

Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi

Baca juga: Update Pemulangan Warga Jambi di Kamboja: BP3MI Tunggu Ijin Keluar

Baca juga: Korupsi Lampu Jalan di Kerinci, Jaksa Buka Peluang Seret Anggota DPRD

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.