TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Dituding melakukan perzinaan, Inara Rusli dan Insanul Fahmi kompak mengaku sudah terikat menjadi pasangan suami istri melalui pernikahan siri.
Namun bukti pernikahan siri yang diungkap ke publik tak pernah ditunjukkan.
Hanya pihak Insan maupun Inara Rusli mengaku ada pernikahan siri pada tanggal 7 Agustus 2025, di tanggal setelah rekaman CCTV yang dimiliki Mawa sebagai barang bukti.
Kini kasus yang terdaftar di Polda Metro Jaya tersebut sudah naik sidik.
Artinya, polisi menemukan unsur pidana dan bukti yang dilayangkan Mawa bisa naik meja hijau.
Menghadapi persidangan, Mawa mendapat bantuan dari kesaksian sahabat Insanul Fahmi, Yudi.
Yudi Pratama merupakan sosok pertama yang mengetahui dugaan perselingkuhan antara Insanul Fahmi dan Inara Rusli.
Lewat unggahan di Instagram pribadinya, @yudiipratama, Yudi akhirnya membeberkan alasan mengapa ia kini menyatakan berada di pihak Mawa.
Kini Yudi bersaksi, ia adalah orang yang tahu apa saja kegiatan Insanul Fahmi dan Inara Rusli selama tanggal 7 Agustus tahun lalu.
"Aku memang sama beliau (IR) ya, idi pagi itu aku nge WA asprinya dari pagi juga dia ada meeting, siang sampai sore meeting sama aku," terang Yudi saat menjadi bintang tamu Pagi Pagi Ambyar, Selasa (24/2/2026).
"Sore sampai malem sama temenku juga, sampai malem. Itu ada chat juga," lanjutnya.
"Kamu tahu meeting apa? Jangan-jangan meeting pernikahan?" tanya Dewi Perssik.
Yudi pun membantah dugaan Dewi Perssik.
Ia mengaku paham benar meeting apa yang dilakukan Inara Rusli di hari itu.
"Bukan, aku tahu (meeting apa)," timpal Yudi tegas.
"Ini menurut aku ya, kalaupun nikah harusnya aku tahu karena temen deket. Karena seharian itu almost bareng di tanggal itu," jelasnya lagi.
Yudi menyebut di malam tanggal 7 baru muncul suami Mawa, Insanul Fahmi.
"Di malam itu, ada (Insan). Ikut meeting yang bukan meetingnya dia," ujar Yudi lagi.
Lewat unggahan di Instagram pribadinya, @yudiipratama, Yudi akhirnya membeberkan alasan mengapa ia kini menyatakan berada di pihak Mawa.
"Halo semua, terkait aku mungkin awalnya belum pernah memberikan pernyataan ini kepada teman-teman," ujar Yudi mengawali, dikutip Tribunnews, Senin (23/2/3036).
Ia kemudian menegaskan bahwa keputusannya bukanlah bentuk berpindah haluan secara tiba-tiba.
"Kenapa kemudian, aku bukan berubah haluan sih sebenarnya, aku akhirnya berani menyatakan sikap bahwa aku berada di pihak Mawa," lanjutnya.
Menurut Yudi, sikap tersebut diambil bukan tanpa pertimbangan.
Pria yang berprofesi sebagai konten kreator dan penulis buku ini, mengaku telah mencerna persoalan ini selama berbulan-bulan sebelum akhirnya berani berbicara.
"Karena apa, bukan suatu yang tiba tiba, tapi setelah aku mencerna permasalahan ini selama kurang lebih 4 bulan lamanya," terangnya.
Ia juga mengungkap, ada banyak pertimbangan yang akhirnya mengantarkannya pada keputusan tersebut.
"Banyak pertimbangan, akhirnya Allah menunjukkan jalannya sendiri," kata Yudi.
Lebih jauh, Yudi menjelaskan mengapa ia baru sekarang menyampaikan sikapnya, padahal sebelumnya dikenal sebagai teman dekat Insanul Fahmi.
"Kenapa baru sekarang, aku dulu adalah teman dekat Insanul Fahmi, ya intinya ini kehendak Allah, kita hormati proses hukum yang sedang berjalan, mari kita taati hukum," jelasnya.
Di akhir pernyataannya, Yudi juga mengajak semua pihak untuk bersikap jujur dan belajar memaafkan.
"Mari kita jujur pada diri sendiri, dan belajar memaafkan," pungkasnya.