Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alisan Lasande
TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Terminal Biak di Desa Biak, Kecamatan Luwuk Utara, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah sepi.
Pantauan TribunPalu.com, empat bangunan ruang tunggu penumpang masih cukup layak.
"Iya sepi, ramai dulu," kata pedagang di Terminal Biak, Mama Ijan, Rabu (25/2/2026).
Baca juga: Harga Gas Elpiji 3 Kg di Parigi Moutong Meroket, Tembus Rp80 Ribu, Jauh Melampaui HET Rp28 Ribu
Ia bercerita, mulai berjualan di Terminal Biak sejak 26 tahun lalu.
"Empat tahun lagi so 30," ujarnya.
Deretan pedagang dan warung makan berada di sisi kanan terminal.
Di depannya, ruang tunggu untuk penumpang yang akan ke Kecamatan Bunta dan sekitarnya serta ke Pagimana.
Selain itu, terdapat petak untuk pedagang di sisi kiri terminal. Di depan ruang tunggu Luwuk-Lamala.
Saat ini, tersisa Mama Ijan yang berdagang di Terminal Biak.
Baca juga: Jadwal Imsakiyah Kota Palu dan Sekitarnya, 8 Ramadan 1447 H
"Lain turun ke bawah," katanya.
Catatan TribunPalu.com, Terminal Biak sangat ramai karena sebelum ke luar wilayah Luwuk, Luwuk Utara, dan Luwuk Selatan harus singgah terlebih dahulu.
Lalu melanjutkan perjalanan menggunakan angkutan perdesaan.
Begitu pun penumpang menuju Palu, ibukota Provinsi Sulawesi Tengah harus dibawa dari agen ke Terminal Biak menggunakan Angkutan Kota.
Lalu melanjutkan perjalanan dengan menumpangi Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP).
Saat ini, terminal kehilangan fungsi karena dari daerah tujuan langsung ke Luwuk.
Baca juga: Rapat Paripurna, Arnilla HM Ali Geser Aristan dari Kursi Wakil Ketua I DPRD Sulteng
Angkutan perdesaan dan AKDP tak lagi singgah di Terminal Biak untuk menurunkan penumpang.
(*)