Pembelian Tidak Langsung ke Distributor Membuat Harga Minyakita di atas HET di Pekanbaru
Firmauli Sihaloho February 25, 2026 03:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU - Ada dugaan harga Minyakita di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) terjadi akibat pedagang tidak membeli langsung ke distributor swasta.

Keterlibatan agen membuat harga beli minyak murah ini jadi tinggi melebihi HET.

Minyak murah ini seharusnya HET di pasaran Rp 15.700 per liter.

Namun ada pedagang yang menjual hingga Rp 18.000 per liter.

"Jadi ada dugaan pedagang membeli dari agen di dengan harga di atas HET, kan sudah tangan ke berapa dari distributor swasta," tegas Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru, Iwan Simatupang kepada Tribunpekanbaru.com.

Dirinya menyebut bahwa kondisi ini tidak terjadi ketika pedagang membeli Minyakita ke Bulog.

Baca juga: Breaking News: BBPOM Pekanbaru Temukan Produk Pangan Kedaluwarsa Saat Sidak di Bangkinang

Baca juga: Lebih Sepekan Keluar Rumah, Lansia di Kandis Siak Ditemukan Tergeletak Lemah di Bawah Pohon Sawit

Namun Bulog mengharuskan pembelian Minyakita secara tunai sehingga pedagang memilih membeli lewat distributor swasta.

"Kalau di bulog itu bisa cash and carry, masalahnya tidak semua pedagang punya modal, maka mereka memilih membeli pasokan minyak ke distributor swasta," ungkapnya.

Namun pihaknya tidak tinggal diam dengan oknum yang menaikkan harga Minyakita melebihi HET.

Pihaknya bersama Tim Saber Pelanggaran Harga melakukan pengawasan terhadap gejolak harga.

Dirinya mengaku siap memberi sanksi kepada oknum distributor maupun pedagang yang menjual Minyakita di atas HET. Mereka terancam kena sanksi administratif.

"Sanksinya berupa sanksi administratif, ada teguran. Terutama saat ada temuan di lapangan," paparnya. (Tribunpekanbaru.com/ Fernando Sikumbang) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.