Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Gedung Sekolah Rakyat di Kaliwadas, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, kini tengah dikebut pembangunannya.
Pemerintah menargetkan proyek pendidikan gratis berbasis asrama itu harus tuntas pada Juli hingga Agustus mendatang agar bisa digunakan pada tahun ajaran baru.
Pantauan di lokasi, pembangunan gedung dan sarana prasarana terus berjalan.
Program ini menjadi harapan baru bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu di Kabupaten Cirebon untuk memperoleh akses pendidikan yang layak tanpa dipungut biaya.
Baca juga: Kepala Sekolah Rakyat Cirebon Akui Ada Ranjang Sudah Reot: Sudah Kami Ikat Kawat
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Cirebon, Hafiz Iswahyudi mengatakan, seluruh pengerjaan fisik dilakukan sepenuhnya oleh pemerintah pusat.
“Saat ini proses pembangunan gedung dan sarana prasarana tengah berjalan. Seluruh pengerjaan fisik dilakukan sepenuhnya oleh pemerintah pusat. Untuk pembangunan bangunan dan gedung Sekolah Rakyat dilaksanakan oleh Kementerian PU,” ujar Hafiz, Rabu (25/2/2026).
Ia menegaskan, saat ini proyek masih dalam tahap pengerjaan dan terus dipantau agar selesai sesuai jadwal.
“Saat ini masih dalam tahap pengerjaan. Targetnya Juli sampai Agustus sudah selesai, sehingga bisa digunakan pada tahun ajaran baru, apabila tidak ada kendala teknis di lapangan,” ucapnya.
Meski berada di wilayah Kabupaten Cirebon, Hafiz menjelaskan pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan dalam operasional sekolah tersebut.
Pengoperasian sepenuhnya berada di bawah pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial.
“Untuk kapan mulai beroperasi, itu kewenangan Kemensos. Kami di daerah sifatnya sebagai penerima manfaat,” jelas dia.
Sekolah Rakyat merupakan program pemerintah yang ditujukan untuk memberikan layanan pendidikan gratis bagi siswa dari keluarga miskin dan rentan miskin.
Di Kabupaten Cirebon, sekolah ini dipusatkan di kawasan Kaliwadas, Sumber, dan dirancang sebagai fasilitas pendidikan berbasis asrama.
Hafiz menambahkan, pemerintah daerah akan mendukung penuh dari sisi pendataan dan koordinasi agar program berjalan optimal saat resmi dibuka.
“Data calon siswa nantinya akan disesuaikan dengan kriteria yang ditetapkan pemerintah pusat. Kami siap mendukung dari sisi pendataan dan koordinasi,” katanya.
Baca juga: JPPI Sebut Sekolah Rakyat Masih Harus Hadapi Tantangan Fasilitas dan Akses
Dengan target penyelesaian pertengahan tahun ini, kehadiran Sekolah Rakyat diharapkan benar-benar menjadi solusi konkret bagi keluarga kurang mampu agar anak-anak mereka tetap bisa melanjutkan pendidikan tanpa terkendala biaya.