TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Festival Toraya Ma’gellu resmi masuk dalam daftar 125 event budaya terpilih tingkat nasional pada program Karisma Event Nusantara (KEN) 2026.
Event ini menjadi satu-satunya agenda dari Toraja Utara yang lolos kurasi nasional tahun ini.
Ketua Masyarakat Sadar Wisata (Masata) sekaligus Ketua PKK Toraja Utara, Damayanti Batti, mengatakan masuknya Toraya Ma’gellu dalam KEN merupakan kebanggaan bagi masyarakat Toraja Utara.
“Toraya Ma’gellu masuk dalam jajaran Karisma Event Nusantara (KEN). Ini tentu menjadi kebanggaan kita bersama,” ujarnya beberapa waktu lalu.
Festival tersebut dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026.
Karena itu, Damayanti berharap Pemerintah Kabupaten Toraja Utara bersama seluruh pemangku kepentingan segera mempersiapkan pelaksanaan event tersebut secara matang.
“Ini kebanggaan daerah karena kita mendapat kesempatan masuk kurasi nasional. Karena itu, dibutuhkan kerja sama yang baik untuk menyukseskan event ini,” katanya.
Ia menegaskan Toraya Ma’gellu merupakan milik masyarakat Toraja Utara sehingga persiapan harus dilakukan secara serius dan terkoordinasi agar pelaksanaannya berjalan maksimal.
Diketahui, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia menetapkan 125 event dari 38 provinsi dalam program KEN 2026.
Penetapan tersebut diumumkan melalui Katalog Resmi KEN 2026 sebagai hasil kurasi nasional terhadap event budaya unggulan di seluruh Indonesia.
Program Karisma Event Nusantara merupakan inisiatif strategis nasional untuk memperkuat promosi pariwisata dan ekonomi kreatif melalui penyelenggaraan event berkualitas yang memiliki nilai budaya, keunikan lokal, daya tarik wisata, serta potensi keberlanjutan ekonomi.
Setiap event yang terpilih telah melalui proses kurasi ketat, mencakup aspek ide dan inovasi, pemasaran, manajemen penyelenggaraan, hingga analisis dampak.
Dalam katalog tersebut, Tari Ma’gellu dari Toraja tercatat sebagai salah satu event budaya unggulan nasional.
Hal ini menegaskan posisi budaya Toraja di tingkat nasional sekaligus membuka ruang promosi yang lebih luas bagi seni dan tradisi lokal.
Tari Ma’gellu merupakan tarian tradisional Toraja yang mengekspresikan rasa syukur, keharmonisan, dan kegembiraan.
Tarian ini kerap ditampilkan dalam berbagai acara adat, seperti peresmian rumah adat Tongkonan dan syukuran, serta mencerminkan nilai kebersamaan dan identitas budaya masyarakat Toraja.
Dengan masuknya Toraya Ma’gellu dalam KEN 2026, diharapkan pelestarian budaya semakin kuat serta membuka peluang kolaborasi lintas sektor, mulai dari pariwisata, ekonomi kreatif, hingga komunitas adat.
Event ini juga diharapkan mampu mendorong peningkatan kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara ke Toraja Utara melalui promosi yang lebih luas dan terarah.(*)