Forum BEM se-DIY Turun ke Jalan, Suarakan Kekecewaan soal Tragedi Oknum Anggota Brimob di Tual
Joko Widiyarso February 25, 2026 07:14 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Massa dari Forum Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-DIY mulai berorasi di depan kantor DPRD DIY sembari membentangkan aneka spanduk berisi kritikan terhadap pemerintah dan institusi Polri.

Massa aksi tiba di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (DPRD DIY) pada Rabu sore (25/2/2026) sekitar jam 16.41 WIB. 

Kecewa pada Polri

Mereka menyuarakan kekecewaan terhadap institusi Polri atas peristiwa meninggalnya bocah 14 di Tual, Maluku karena dipukul oleh oknum Brimob.

Kritik ke pemerintah

Dia menyampaikan aksi pada Rabu sore merupakan mimbar demokrasi sebagai alat menyuarakan kritik terhadap pemerintahan.

Sementara koordinator aksi, Fathurochman menyampaikan aksi ini berangkat dari keresahan yang terjadi beberapa hari terakhir yang menuai amarah publik.

“Salah satunya anggota polsi di Tual diduga melakukan penganiayaan ke anak berusia 14 tahun,” katanya.

Fakta tersebut menurutnya tidak sejalan dengan agenda reformasi Polri yang selama ini digaungkan oleh pemerintah dan Polri sendiri.

Soroti Kepemimpinan Presiden Prabowo 

Selain menyoroti terkait kinerja Polri, massa aksi juga menyampaikan kritik terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Mereka menilai rencana Prabowo membentuk RUU Penanggulangan Disinformasi dan Propaganda Asing menjadi bukti bahwa pemimpin Indonesia saat ini merupakan antek asing.

“Di mana di situ terjadi legitimasi kekuasaan, itu menjadi bagian antek asing sebenarnya, menurut keyakinan saya begitu,” tegasnya.

Setelah selesai berorasi di DPRD DIY, massa aksi melanjutkan agendanya untuk berorasi kembali di Titik Nol Km Yogyakarta. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.