Komitmen Account Officer PNM dalam Pemberdayaan Ibu-Ibu Berbuah Apresiasi Wisata Religi
Nurhadi Hasbi February 25, 2026 09:47 PM

 

TRIBUN-SULBAR.COM – Tidak semua perjuangan terlihat dari luar.

Ada yang dimulai dari ruang kuliah sederhana, dari langkah kaki yang bergegas antara kampus dan tempat kerja, dari tekad seorang anak yang ingin meringankan beban orang tuanya.

Bagi Alfina Putri Rahmadya, perjalanan itu dimulai pada Mei 2018 ketika ia bergabung sebagai Account Officer PNM Mekaar di Unit Selebar, Bengkulu, sebuah unit baru dari salah satu lembaga keuangan pelat merah yang saat itu masih dalam tahap awal pengembangan di sana.

Baca juga: PNM Raih Sertifikat Label Taat Zakat sebagai Perusahaan Taat Zakat dari BAZNAS

Baca juga: PNM Temani Hidup Saya dari Nol Hingga Bisa Sekolahkan Anak: Kisah Ibu Mekaar Menuju Tanah Suci

Di waktu yang sama, ia adalah mahasiswi yang bekerja sambil kuliah.

Alfina memegang teguh prinsip yang ia yakini: sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesama.

Nilai itulah yang menuntunnya untuk terus melangkah, bahkan ketika jalan terasa tidak mudah.

Perjuangan Mengenalkan Konsep Pendampingan

Sebagai Account Officer, tantangan awalnya bukan sekadar mencapai target, tetapi memperkenalkan konsep PNM Mekaar kepada masyarakat.

Ia harus meyakinkan calon nasabah bahwa PNM bukan hanya lembaga pembiayaan, melainkan pendamping usaha bagi perempuan prasejahtera.

“Saat itu, banyak yang belum memahami konsep pendampingan. Kami datang bukan hanya membawa pembiayaan, tapi juga edukasi dan semangat untuk berkembang bersama,” ujar Alfina.

Kepercayaan pun tumbuh perlahan. Kelompok-kelompok usaha terbentuk, dan perempuan-perempuan di wilayah binaannya mulai merasakan manfaat pendampingan yang berkelanjutan.

REWARD UMROH- Alfina Putri Rahmadya, Kepala Area PNM Mekaar Mukomuko, menerima penghargaan reward umrah sebagai apresiasi atas dedikasi dan kinerjanya dalam memberdayakan perempuan prasejahtera. (Istimewa)

Seiring kerja keras dan disiplin yang konsisten, Alfina juga merasakan bagaimana perusahaan memberikan ruang pengembangan diri bagi karyawannya.

Ia mengikuti berbagai pelatihan di Medan, Palembang, hingga Jakarta, pengalaman yang untuk pertama kalinya membawanya menaiki pesawat terbang dan membuka cakrawala baru tentang kepemimpinan.

“Setiap pelatihan membuka cara pandang baru. Saya belajar bukan hanya tentang pekerjaan, tapi tentang membangun mental, kepemimpinan, dan keberanian untuk bermimpi lebih besar,” ujarnya.

Dedikasi tersebut mengantarkannya dipercaya sebagai Kepala Area Mekaar di Mukomuko, memimpin delapan unit dalam melayani ribuan perempuan prasejahtera yang diberdayakan.

Apresiasi Umrah atas Dedikasi

Terkini, apresiasi atas komitmen itu hadir melalui reward umrah yang diberikan.

Bagi Alfina, perjalanan ke Tanah Suci Mekkah bukan sekadar hadiah, melainkan pengingat atas setiap proses yang telah dilalui.

Sekretaris Perusahaan PNM, Dodot Patria Ary, mengungkapkan bahwa setiap insan PNM yang bekerja dengan hati merupakan cerminan budaya perusahaan.

"Kami meyakini pesan Rasulullah SAW bahwa sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lain. Ketika nilai itu hidup dalam diri seorang karyawan, tercermin dari kerja keras, kedisiplinan, dan ketulusannya melayani, maka perusahaan wajib hadir untuk menghargai dan mendukung perjalanannya. Apa yang diraih Alfina hari ini adalah bentuk penghormatan atas manfaat yang telah ia tebarkan bagi banyak orang,” ujar Dodot.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.