Jakarta (ANTARA) - Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menyoroti pentingnya peran media di tengah era artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.
Dalam acara “Berbuka Puasa Polri Bersama Insan Pers” di Gedung Mabes Polri, Jakarta, Rabu, ia mengatakan bahwa saat ini perkembangan teknologi berjalan sangat pesat, termasuk adanya deepfake AI yang memunculkan dampak luar biasa.
Berdasarkan Global Risk Report, ujar dia, salah satu hal yang menimbulkan dampak global adalah misinformasi dan disinformasi.
"Tidak hanya berada di dalam tataran global, namun juga masuk ke situasi dalam negeri, situasi kehidupan kita sehari-hari, dan tentunya ini menjadi tantangan kita semua," katanya.
Maka dari itu, menurutnya, media pun menjadi harapan publik untuk menyampaikan informasi yang faktual dan bisa dipercaya.
"Sehingga kemudian masyarakat tidak tenggelam dan terbawa oleh misinformasi ataupun disinformasi yang memang sangat luar biasa terjadi, khususnya di media sosial," ucapnya.
Pemimpin Korps Bhayangkara itu juga mengharapkan media dapat menjadi alat kontrol serta alat komunikasi yang mewakili suara publik, khususnya bagi Polri maupun institusi lainnya.
Selain itu, ia mengajak media untuk ikut serta bersinergi dalam menjaga stabilitas keamanan nasional.
"Oleh karena itu, tentunya, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada teman-teman media yang terus menyampaikan informasi,” ucapnya.







