TRIBUNJATIM.COM- Kerusuhan di Meksiko membuat Presiden FIFA, Gianni Infantino buka suara.
Menurut Gianni Infantino dirinya terus memantau keadaan tersebut.
Dilansir dari Tribunnews, kerusuhan besar di Meksiko yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir menimbulkan kekhawatiran.
Tak hanya soal kehidupan bermasyarakat yang terdampak, rasa cemas juga menyambar hingga Piala Dunia 2026.
Sebagaimana diketahui, Piala Dunia 2026 akan digelar di tiga negara, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Meksiko sendiri akan memainkan seluruh pertandingannya di fase grup di kandang sendiri.
Selain itu, Meksiko juga akan menggelar pertandingan-pertandingan 3 dari total 12 grup yang ada di Piala Dunia mendatang.
Baca juga: Sosok Bos Kartel Narkoba Meksiko El Mencho, Pernah Jadi Polisi di Masa Lalunya
Meksiko sendiri akan mengawali langkah di Piala Dunia dengan menghadapi Afrika Selatan, sama seperti yang mereka alami di Piala Dunia 2010 silam.
Masalahnya, kerusuhan yang terjadi di Meksiko saat ini menjalar hingga banyak wilayah.
Salah satu wilayah yang terdampak adalah Zapoan, sebuah daerah di Guadalajara yang juga akan menggelar beberapa pertandingan nantinya.
Meksiko menjadi salah satu tim yang akan bertanding di Zapoan.
Hingga kini, pemerintah Meksiko masih terus mengupayakan meningkatkan keamanan negaranya.
Pada saat yang sama, kerusuhan yang disebabkan ulah balas dendam anggota kartel CJNG (Jalisco New Generation Cartel) juga terus muncul.
Isu keamanan yang mencuat di Meksiko membuat status mereka sebagai salah satu tuan rumah Piala Dunia terancam.
Namun, isu tersebut terbantahkan lewat pernyataan yang dibuat Presiden FIFA, Gianni Infantino.
Infantino mengaku terus berkomunkasi dengan pemerintah Meksiko.
Organisasi Sepak Bola Dunia ini terus memantau perkembangan yang terjadi di negara tersebut.
Ia sendiri optimis dan yakin atas keamanan yang ada di negara yang berbatasan langsung dengan Amerika Serikat ini.
"Tidak, saya tidak cemas. Kami benar-benar memantau apa saja yang terjadi di Meksiko," ungkap Infantino dikutip dari Sportbible.
"Kami selalu berkomunikasi dengan pemerintah, Presiden, dan semua pihak yang ada."
"Kami memiliki rasa percaya diri penuh semuanya akan baik-baik saja, termasuk Piala Dunia," paparnya.
Secara terpisah, perwakilan FIFA juga menegaskan soal pentingnya keamanan.
Mereka tak ingin para peserta Piala Dunia cemas soal sesuatu yang di luar kepentingan mereka berlaga di atas lapangan.
"Keamanan dan keselamatan menjadi prioritas utama kami. FIFA percaya diri ketiga negara tuan rumah bisa menjaminnya," ucap perwakilan FIFA tersebut.
Turnamen Piala Dunia 2026 akan memulai kickoff pada 11 Juni mendatang.