Rusunawa Sombo Surabaya Terbakar Jelang Waktu Berbuka Puasa, Warga Panik Selamatkan Diri
Samsul Arifin February 25, 2026 10:14 PM

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Tony Hermawan

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kebakaran melanda Rusunawa Sombo, Surabaya, Jawa Timur Rabu (25/2) sore.

Sebanyak 17 mobil pemadam diluncurkan ke lokasi untuk mengatasi insiden kebakaran yang dilaporkan sejak pukul 15.52 itu.

Api diketahui menyasar lantai tiga area blok H. Setidaknya empat kamar terbakar ludes.

Selain itu, api juga sempat menjalar ke atas mengakibatkan dua kamar di lantai 4 terdampak. Saat kejadian kepulan asap cukup tebal. Kobaran api merah mengeluarkan asap pekat.

Mat Disuk adalah salah satu korbannya. Ia terlihat kamarnya terlihat ludes. Bau sangit. Ia terlihat lemas. 

Baca juga: Kebakaran Kandang di Kanigoro Blitar, 8.000 Ayam Usia 2 Hari Hangus Terbakar

Api Ludeskan Empat Kamar

Kondisi tersebut tidak jauh berbeda dengan tiga kamar tetangganya seperti Saleh, Surohman, dan Mudofar.

Salah satu warga, Santi, menuturkan sebelum rusun dilalap api dirinya sempat mencium bau terbakar.

Baca juga: Tinggal di Rusunawa Sewa Rp60.000 Sebulan, Atri Kini Bisa Berhemat, Awalnya Takut Mau Pindah

Dia yang saat itu tengah menyiapkan makanan buka puasa keluar dari kamarnya yang berada di lantai satu. 

"Rusunawa sudah terbakar dan asap hitam pekat membumbung tinggi,” ujarnya.

Warga Sempat Padamkan Api dengan Ember

Warga saat itu sangat panik berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri. Bebeberapa warga berinisiatif mengambil ember dan alat seadanya untuk mencoba memadamkan api, ada yang menelepon layanan darurat 112.

Akhirnya pada pukul 17.34 WIB atau sekitar 30 menit sebelum Adzan Maghrib api benar-benar dinyatakan padam.

Proses pemadaman tergolong tidak mudah. Petugas harus menembus titik lokasi kebakaran di tengah kampung yang padat penduduk. Petugas menemukan tiga lokasi sebagai titik api di lantai tiga.

Petugas Ambil Air dari Saluran Kertopaten

Petugas saling membagi tugas. Ada yang melakukan pembasahan agar api tak menjalar. Ada juga yang fokus memadamkan titik api. Bahkan, supaya cepat tertangani pasokan air sampai mengambil dari saluran air di Kertopaten. 

Catatan command center 112 ada satu orang mengalami syok akibat kejadian ini. Namun, kondisinya sudah pulih setelah ditangani dengan oksigen medis.

Penyebab kebakaran ini sedang diselidiki polisi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.