Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Polda Lampung terus memperketat pengejaran terhadap lima tahanan Polres Way Kanan yang melarikan diri.
Upaya ini ditingkatkan dengan dukungan penuh personel dan kemampuan terbaik dari tingkat Polda hingga satuan kewilayahan.
Kabid Humas Polda Lampung Yuni Iswandari Yuyun menegaskan, penanganan kasus tersebut tidak lagi bersifat rutin, melainkan telah ditingkatkan menjadi kegiatan terpadu berskala intensif.
“Kami memberikan full back up dalam kegiatan pengejaran lima tahanan yang kabur dan ini bukan sekadar pengejaran biasa,” ujar Yuni, Rabu (25/2/2026).
Menurutnya, tim gabungan bergerak simultan melalui penyisiran wilayah, penelusuran jejak pelarian, serta penguatan jaringan intelijen guna mempersempit ruang gerak para buronan.
Keberhasilan mengamankan tiga tahanan sebelumnya disebut menjadi indikator efektivitas strategi yang diterapkan.
Aparat meyakini, dengan pola pengejaran yang semakin presisi dan terukur, lima pelarian lainnya tinggal menunggu waktu untuk diamankan.
“Setiap informasi sekecil apa pun langsung kami tindak lanjuti, dan tim bergerak tanpa henti di lapangan,” tegasnya.
Selain langkah penegakan hukum secara tegas, pendekatan persuasif juga dilakukan melalui penelusuran jaringan terdekat para pelaku.
Polda Lampung mengimbau para pelarian untuk segera menyerahkan diri sebelum dilakukan tindakan tegas.
Kepada pihak keluarga maupun masyarakat yang mengetahui keberadaan para tahanan, polisi meminta agar kooperatif dan segera melapor ke kantor kepolisian terdekat.
Di tengah proses pengejaran yang terus berjalan, Polda Lampung menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas partisipasi aktif dalam memberikan informasi yang turut berkontribusi terhadap pengamanan tiga tahanan sebelumnya.
Polda Lampung juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama apabila menemukan orang tidak dikenal atau mencurigakan yang diduga terkait dengan pelarian tersebut.
( Tribunlampung.co.id / Bayu Saputra )