Bagaimana Nasib Gaji PNS di Jambi? 5 Hari Banking dan ATM Bank Jambi Masih Eror
Suci Rahayu PK February 26, 2026 10:11 AM

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Nasib gaji dan THR Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Jambi terkatung-katung, pasca gangguan sistem di Bank Jambi.

Gangguan ini berimbas pada penonaktifan akses mobile banking dan ATM Bank Jambi.

Hingga Kamis (26/2/2026), artinya hari kelima gangguan sistem ini, m-banking dan ATM Bank Jambi maish belum diakses.

Nasabah Bank Jambi yang mayoritas PNS harus ke counter kantor cabang Bank Jambi jika ingin melakukan penarikan uang.

Antrean panjang terjadi di seluruh kantor cabang Bank Jambi, terutama di wilayah kabupaten kota yang rerata kantor cabang atau kantor cabang pembantunya berjumlah sedikit.

Lantas bagaimana nasib gaji PNS yang biasnaya ditransferkan pada tanggal 1 setiap bulannya ke rekening Bank Jambi?

Gubernur Jmabi, Al Haris menerangkan tidak ada masalah akibat insiden tersebut.

“Gaji ASN ada,  untuk sementara tidak bisa menarik di ATM saja.

Semoga Bank Indonesia bisa secepatnya mengizinkan membuka blokir itu karena itu ada kuncinya di Bank Indonesia,” terangnya usai Rapat Umum Tahunan dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Pembangunan Daerah Jambi, di Lantai II Gedung Mahligai Bank Jambi, Rabu (25/2/2026) malam.

Baca juga: Hari Keempat Gangguan Sistem, Nasabah Bank Jambi di Merangin Ambil Uang ke Teller

Baca juga: Alur Antrean ke Teller Bank Jambi, Transaksi Tarik Uang atau Lapor Kehilangan Dana

Terkait keamanan cyber pasca gangguan di bank itu, Al Haris mengungkap cyber bank tersebut sudah baik, bahkan sudah naik ke level 24.

“Nah, ini kan yang namanya cyber kan kejahatan extra ordinary crime ya. Ini bisa saja Bisa saja terjadi di bank-bank mana pun gitu. Kan BCA juga kena kemarin, Bank DKI juga kena, kan Bank NTB gitu kan. Itu Bank Jatim juga gitu. Banyak yang lain juga,” ungkapnya.

"Sebenarnya sudah sudah bisa di kendalikan Bank Indonesia hari ini. Hanya saja karena ini sedang audit forensik. Bank Indonesia karena kalau ini dibuka langsung mungkin ATM itu kan nanti mereka bebas lagi memindah-mindah memindahkan ATM ke ke bank-bank lain. Ya kan? Maka ini sementara dibekukan dulu gitu,” sambungnya.

Terkait jumlah nasabah bank yang kehilangan uang dan total kerugian dari gangguan itu, Al Haris menyebut Bank Jambi yang akan membahasnya.

“Intinya, Bank Jambi tanggung jawab sepenuhnya dan kami pemegang saham ini juga akan tanggung jawab ya terhadap nasabah-nasabah yang ada di Bank Jambi kita,” ujarnya.

Dia menambahkan, Terkait sanksi kepada pihak atau pejabat terkait akibat kelalaian itu, pihaknya masih menunggu hasil audit forensik. (*)

 

 

Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi

Baca juga: Inkrah, Helen Bandar Narkoba di Jambi Tetap Divonis Penjara Seumur Hidup

Baca juga: Jaksa Buka Peluang Seret DPRD Kerinci dalam Kasus Korupsi Lampu Jalan

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.