Sidak OPD Saat Ramadan, Bupati Morowali Tegaskan ASN Tetap Profesional
Regina Goldie February 26, 2026 11:08 AM

Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Ismet 

TRIBUNPALU.COM, MOROWALI – Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf, menegaskan bahwa bulan suci Ramadan tidak boleh dijadikan alasan untuk menurunkan kedisiplinan dan kinerja aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Morowali.

Penegasan itu disampaikan Iksan usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Rabu (25/2/2026). 

Dalam sidak tersebut, masih ditemukan adanya pegawai yang dinilai belum disiplin dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

“Jangan hanya karena ini bulan Ramadan lalu menjadi alasan. Kita ini pekerja, tanggung jawab harus tetap dilaksanakan dengan baik. Seluruh orang di Indonesia juga bekerja. Ramadan bukan alasan untuk malas,” tegasnya.

Menurut Iksan, pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan optimal meski dalam suasana ibadah puasa. Ia menekankan bahwa profesionalisme ASN menjadi kunci utama agar roda pemerintahan tetap berjalan efektif.

Baca juga: Morowali Evaluasi Pemberian TPP ASN, Ke Depan Berbasis Kinerja dan Bukan Hanya Absensi

Selain menyoroti kedisiplinan, Bupati Iksan juga menyampaikan bahwa pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) akan dievaluasi secara menyeluruh.

Kedepan, penilaian tidak lagi hanya berbasis pada absensi, melainkan juga pada capaian kinerja dan produktivitas.

“Melihat pemberian TPP ke depan nanti juga akan kita evaluasi, tidak hanya menggunakan daftar hadir saja, tapi juga kinerja. Itu salah satu cara agar birokrasi ini bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, dalam tiga hari hingga satu minggu ke depan, sidak akan kembali dilakukan ke dinas-dinas lainnya sebagai bagian dari pembenahan internal dan penguatan disiplin ASN.

“Mungkin tiga hari sampai seminggu ke depan kita akan sidak-sidak dinas lain dan tentunya nanti akan kita evaluasi,” tutupnya.

Iksan menegaskan, evaluasi menyeluruh akan dilakukan guna memastikan birokrasi berjalan optimal sehingga masyarakat benar-benar merasakan pelayanan yang maksimal dari pemerintah daerah, khususnya selama bulan Ramadan. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.