TRIBUNMATARAMAN.COM - Kemenangan tipis 1-0 yang diraih Persebaya Surabaya atas PSM Makassar pada pekan ke-23 Super League 2025/2026 menyisakan banyak cerita.
Bermain di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu (25/2/2026) malam, Bajul Ijo harus bekerja keras hingga menit akhir untuk memastikan tiga poin.
Berikut lima fakta menarik di balik kemenangan Persebaya:
1. Gol Tunggal Gali Freitas Jadi Penentu
Gol semata wayang dicetak Paulo Domingos Gali da Costa Freitas atau Gali Freitas pada menit ke-27.
Winger asal Timor Leste itu kembali menunjukkan peran vitalnya di lini depan Persebaya.
Penampilannya bahkan menuai pujian dari suporter. Di media sosial, nama Gali ramai diperbincangkan.
“Cuma Gali paling sering on target,” tulis salah satu Bonek.
Gol tersebut sekaligus memastikan Persebaya memutus tren dua kekalahan beruntun.
2. Dominan, Tapi Minim Akurasi: 20 Tembakan Hanya 3 Tepat Sasaran
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, mengungkap timnya tampil agresif sejak babak pertama.
“Kami bermain bagus di babak pertama. Banyak peluang, banyak tembakan ke gawang, tetapi akurasinya kurang bagus,” ujarnya.
Ia menyebut Persebaya melepaskan sekitar 20 tembakan, namun hanya tiga yang tepat sasaran.
Statistik tersebut menunjukkan dominasi, tetapi juga menjadi catatan evaluasi jelang laga berikutnya.
3. Tanpa Striker Murni dan Dihantam Banyak Absen
Kemenangan ini diraih dalam kondisi tak ideal.
Persebaya tampil tanpa striker murni setelah Mihailo Perovic dan Bruno Paraiba absen karena cedera. Malik Risaldi juga tak tersedia.
Selain itu, Rachmat Irianto absen akibat kartu merah, sedangkan Toni Firmansyah terkena akumulasi kartu kuning.
“Kami memiliki banyak pemain yang tidak dapat membantu karena cedera. Kami perlu menempatkan beberapa pemain di posisi berbeda,” kata Tavares.
Meski begitu, ia memuji kerja keras timnya, baik saat menguasai bola maupun bertahan.
4. Ernando Ari Jadi Tembok Kokoh di Babak Kedua
Jika babak pertama menjadi milik Persebaya, babak kedua justru diwarnai tekanan PSM.
Dalam 15 menit akhir, tim tamu tampil semakin agresif memburu gol penyama kedudukan.
Kiper Ernando Ari harus bekerja keras menghalau sejumlah peluang berbahaya.
Solidnya lini belakang membuat Persebaya mampu menjaga clean sheet hingga peluit panjang dibunyikan.
5. Suntikan Moral Jelang Hadapi Persib Bandung
Tambahan tiga poin membuat Persebaya mantap di posisi kelima klasemen sementara dengan 38 poin.
Kemenangan ini menjadi modal penting jelang laga berat kontra Persib Bandung pada 2 Maret 2026.
Tavares menegaskan kemenangan bukan sekadar angka di papan klasemen.
“Jadi, kemenangan ini sangat penting bagi kami. Karena kemenanganlah yang membuat para pemain bahagia, yang memberi mereka kepercayaan diri,” tegasnya.
Senada, Gali Freitas menyatakan timnya harus tetap fokus.
“Kami bersyukur atas tiga poin ini. Ke depannya, kami harus memperbaiki kesalahan di lapangan,” ucapnya.
Dengan performa yang terus menanjak dan dukungan penuh Bonek, Persebaya kini bersiap menghadapi ujian sesungguhnya melawan pemuncak klasemen.
(tribunmataraman.com)