Warga Resah, ODGJ di Jalan HM Yamin Akhirnya Dievakuasi Satpol PP ke RS Pirngadi
Randy P.F Hutagaol February 26, 2026 01:54 PM

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Aktivitas warga di Jalan Prof HM Yamin, Kecamatan Medan Timur, sempat diwarnai rasa cemas.

Seorang pria yang diduga mengalami gangguan jiwa terlihat berkeliaran dan membuat sebagian warga khawatir karena bersifat agresif. 

Tak ingin terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, warga pun melaporkan kondisi tersebut kepada petugas. Laporan itu ditindaklanjuti oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kota Medan dengan berkoordinasi bersama Dinas Sosial Kota Medan.

“Kami menerima laporan dari masyarakat yang merasa resah. Demi keselamatan bersama, termasuk yang bersangkutan, kami langsung berkoordinasi untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Kasatpol PP Kota Medan, M Yunus, Kamis (26/2/2026).

Petugas kemudian melakukan pendekatan secara persuasif sebelum akhirnya mengevakuasi pria tersebut ke RSUD Dr Pirngadi Medan guna mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis.

Yunus menegaskan, penanganan ini bukan sekadar penertiban, melainkan bentuk kepedulian terhadap sesama.

“Satpol PP tidak hanya menegakkan peraturan daerah. Kami juga punya tanggung jawab moral untuk membantu masyarakat, termasuk saudara-saudara kita yang membutuhkan perhatian khusus,” katanya.

Ia juga mengapresiasi kepedulian warga yang cepat melapor. Menurutnya, sinergi antara masyarakat dan aparat menjadi kunci menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.

Di sisi lain, suasana Ramadan juga membawa tantangan tersendiri bagi Kota Medan. Fenomena meningkatnya gelandangan dan pengemis (gepeng) di sejumlah titik menjadi perhatian pemerintah.

Melalui Satpol PP, Pemko Medan mengintensifkan operasi penjangkauan sebagai bagian dari target “Zero Gepeng”. Namun, pendekatan yang dilakukan tidak semata-mata penindakan.

Petugas mengedepankan cara humanis melalui pendataan dan pembinaan. Jika ditemukan warga yang benar-benar telantar dan membutuhkan bantuan, akan dilakukan asesmen untuk menentukan bentuk pendampingan yang tepat.

Langkah ini diharapkan tidak hanya menjaga ketertiban selama Ramadan, tetapi juga menghadirkan rasa aman sekaligus kepedulian sosial di tengah masyarakat.

(Dyk/Tribun-Medan.com) 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.