TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Meski telah tiada, warisan nilai dan gerakan perdamaian yang dibangun Dr. Damien Dematra masih terus memberikan dampak yang signifikan, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Sosok yang dikenal luas dengan julukan Prince of Peace tersebut kembali dinominasikan untuk Hadiah Nobel Perdamaian (Nobel Peace Prize).
Dengan nominasi terbaru ini, Dr. Damien Dematra tercatat telah menerima total 16 nominasi Nobel Peace Prize, sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi dan kontribusinya yang berkelanjutan terhadap perdamaian, toleransi, dan kemanusiaan global.
Pada November lalu, Damien dianugerahi Medal of Tolerance, sebuah penghargaan bergengsi yang diberikan atas komitmennya dalam mempromosikan nilai toleransi, dialog lintas agama, dan harmoni antarbudaya.
“Ayah saya mungkin telah berpulang, namun nilai, visi, dan semangat yang beliau tanamkan tidak pernah berhenti. Perdamaian yang beliau perjuangkan bukan sekadar gagasan, melainkan gerakan yang terus hidup melalui generasi muda yang melanjutkannya," kata Natasha Dematra, Kamis (25/2/2026).
Hingga akhir hayatnya, Dr. Damien Dematra konsisten menggaungkan pesan perdamaian.
Dr. Damien Dematra dikenal sebagai tokoh multitalenta dan visioner. Selain sebagai aktivis perdamaian, beliau juga merupakan sutradara film, novelis, penulis naskah, produser, fotografer internasional, serta pelukis.
Profil dan karya-karyanya telah dipublikasikan oleh berbagai media internasional ternama. Sepanjang hidupnya, Damien menerima lebih dari 700 penghargaan nasional dan internasional serta memegang 13 rekor dunia di berbagai bidang kreatif dan produktivitas.
Ia telah menulis 101 novel dalam dua bahasa, menghasilkan 81 film dan skenario televisi, serta memproduksi 48 film layar lebar. Sebagai pelukis, beliau menciptakan ribuan karya, termasuk 365 lukisan dalam satu tahun, dan menerima penghargaan Lifetime Achievement Award dari Amerika Serikat.
Di tingkat global, Damien mendirikan Dewan Perdamaian & Kebudayaan Dunia serta menggagas Peace20 sebagai inisiatif yang berupaya berkontribusi dalam forum G20 melalui pendekatan budaya dan kemanusiaan.
Peace20 telah diselenggarakan di India, Brasil, dan Indonesia, serta berlanjut ke Afrika Selatan. Bersama Visions of Peace Initiative (VOPI), beliau juga memprakarsai berbagai gerakan kreatif berbasis seni yang diluncurkan di forum internasional, termasuk di Perserikatan Bangsa-Bangsa, New York.
Damien juga memprakarsai Hari Perdamaian Nusantara dan Hari Kebudayaan Internasional bersama berbagai raja, sultan, keluarga kerajaan, serta Dewan Kebudayaan Nusantara.
Foto di Bank Foto