Latihan Penilaian Pengetahuan PAI Kelas 10 SMA Halaman 235: Mengendalikan Amarah dan Syaja’ah
Novry Anggraini Rizki Utami February 26, 2026 05:27 PM

 

SRIPOKU.COM - Latihan soal dan kunci jawaban Penilaian Pengetahuan Bab 8 PAI kelas 10 SMA halaman 235 Kurikulum Merdeka.

Materi ini membahas pentingnya menghindari sikap temperamental (ghadhab), membiasakan mujahadah an-nafs, hingga meneladani sifat syaja’ah dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga: Latihan Soal Penilaian Pengetahuan PAI Kelas 10 SMA Halaman 232 Kurikulum Merdeka

Berikut selengkapnya latihan soal dan kunci jawaban Penilaian Pengetahuan PAI kelas 10 SMA halaman 235 Kurikulum Merdeka.

Penilaian Pengetahuan

B. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini!

1. Mengapa seorang mukmin harus menghindari sikap temperamental (ghadhab) dalam kehidupan sehari-hari? Jelaskan!

Jawaban: Karena dengan menghindari sifat temperamental (ghadhab) maka kita akan mampu menghindari:

  • Menghindari kebencian dan permusuhan
  • Membawa kebahagiaan
  • Mendapatkan pahala yang besar dari Allah SWT.

2. Mengapa orang yang berbadan kekar dan perkasa belum tentu bisa disebut sebagai orang yang kuat? Bagaimanakah ciri orang yang kuat sesuai dengan sabda Rasulullah SAW.? Jelaskan!

Jawaban: Karena orang yang perkasa (kuat) di antara kamu?" Jawab kami: "orang yang mampu merobohkan lawannya". Jawab Nabi: "bukan itu orang yang perkasa, melainkan seseorang yang mampu menguasai dirinya pada saat ia marah.

Baca juga: Kunci Jawaban PAI Kelas 10 SMA Halaman 228 Kurikulum Merdeka

3. Jelaskan manfaat membiasakan perilaku mujahaddah an-nafs dalam kehidupan sehari-hari!

Jawaban: Manfaat membiasakan perilaku mujahadah an-nafs adalah:

  • Menjaga kehormatan diri
  • Terhindar dari perilaku yang dapat merugikan orang lain
  • Menyelesaikan segala persoalan dengan pikiran yang jernih
  • Menjadi inspirasi dan teladan bagi orang lain

4. Tuliskan kembali doa yang dianjurkan untuk dibaca pada saat kita sedang tersulut emosi. Apakah makna yang terkandung dalam doa tersebut?

Jawaban: Doa yang dianjurkan dibaca pada saat dilanda emosi adalah.

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِيْ ذَنْبِيْ ، وَأَذْهِبْ غَيْظَ قَلْبِيْ ، وَأَجِرْنِيْ مِنَ الشَّيْطَانِ

Artinya: "Yaa Allah, ampunilah dosaku, redamkanlah murka hatiku, dan lindungilah diriku dari pengaruh setan."

5. Jelaskan hikmah membiasakan perilaku syaja'ah baik bagi diri sendiri, bagi keluarga maupun bagi bangsa dan negara!

Jawaban: Hikmah perilaku syaja'ah, sebagai berikut.

  • Bagi diri sendiri : Seorang mukmin yang memiliki sifat syaja’ah akan memiliki kualitas mental dan bersikap dewasa dalam menghadapi semua persoalan.
  • Manfaat bagi keluarga : Keluarga yang mendidik dan membiasakan perilaku syaja’ah bagi semua anggotanya, akan hidup dengan tenteram dan nyaman. Mereka tidak akan takut kekurangan materi duniawi, karena segala sesuatu dianggap sebagai sebuah kenikmatan sementara yang bisa mengurangi kadar keberanian dalam mendahulukan perintah Allah SWT.
  • Manfaat bagi agama, negara dan bangsa : Apabila masyarakat di suatu negara terutama masyarakat muslim memiliki sifat syaja’ah, maka negara kita akan menjadi negara yang kuat, maju dan terhindar dari tindakan-tindakan yang melanggar hukum dan norma agama seperti korupsi, peredaran narkoba, terorisme dan tindakan-tindakan kriminal lainnya karena seluruh masyarakat dan aparat penegak hukum berani dan kompak dalam ber-amar ma’ruf nahiy munkar.

Dapatkan konten pendidikan mata pelajaran lainnya dari Kurikulum Merdeka dengan klik Di Sini.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.