TRIBUNNEWS.COM - Juventus FC tengah mempersiapkan revolusi di sektor penjaga gawang pada bursa transfer musim panas 2026 mendatang.
Klub asal Turin tersebut berencana merekrut kiper baru untuk menggantikan Michele Di Gregorio, yang performanya menurun drastis musim ini.
Kini beberapa nama masuk radar, termasuk Guglielmo Vicario sebagai pilihan utama dan Emil Audero sebagai opsi potensial untuk dipulangkan.
Langkah ini bagian dari upaya Juventus membangun skuad lebih solid, terutama setelah inkonsistensi Di Gregorio yang merugikan tim.
Di Gregorio, yang didatangkan dari Monza pada 2024 dengan biaya 18 juta euro, sempat menunjukkan performa bagus di awal musim, seperti penyelamatan krusial melawan Venezia yang membantu lolos ke Liga Champions.
Namun, belakangan ia sering melakukan blunder fatal.
Dalam dua pekan terakhir, errornya di laga kontra Lazio, Inter, dan Como merugikan Juventus hingga 9 poin.
Khusus di laga lawan Como, ia mendapat kartu merah yang menjadi sorotan, meski fans juga menyalahkan pemain lain seperti Openda.
Penurunan ini membuatnya dikritik keras di media sosial, hingga ia menutup kolom komentar akunnya.
Secara keseluruhan, Di Gregorio dinilai kurang konsisten dan tidak memberikan rasa aman yang dibutuhkan sebagai kiper utama Juventus.
Apalagi Si Nyonya Tua secara historis memiliki kiper legendaris seperti Dino Zoff, Stefano Tacconi, Angelo Peruzzi, Gianluigi Buffon, dan Wojciech Szczesny.
"Performa Di Gregorio memaksa manajemen Juventus mencari pemain nomor satu (kiper) yang baru," tulis La Gazzetta dello Sport.
"Mantan pemain Monza (Di Gregorio) belum menunjukkan konsistensi dan kepercayaan diri yang pantas untuk seorang kiper utama bagi Si Nyonya Tua." lanjut laporan tersebut.
Revolusi ini juga melibatkan kiper kedua Mattia Perin (33 tahun, ingin jadi starter di klub lain) dan kiper ketiga Carlo Pinsoglio (35 tahun, kontrak habis dan berpotensi pensiun).
Baca juga: Dari Finalis Jadi Pupuk Bawang, Pahitnya Kejatuhan Juventus di Liga Champions Eropa
Juventus memprioritaskan kiper Italia untuk memenuhi kuota daftar Serie A dan Liga Champions.
Kini nama Guglielmo Vicario (Tottenham Hotspur, eks-Empoli) menjadi target utama.
Vicario dikabarkan berminan kembali ke Serie A setelah Tottenham kesulitan meraih kemenangan di musim ini.
Vicario sendiri masih memiliki kontrak hingga 2028, membuat Juventus harus merogoh kocek jika ingin mendatangkan kiper 30 tahun tersebut.
Opsi lain yang masuk radar Juventus antara lain Marco Carnesecchi (Atalanta, 26 tahun, valuasi 30-40 juta euro, kiper terbaik liga saat ini) untuk solusi jangka panjang.
Kemudian kandidat level menengah diantaranya Ivan Provedel (Lazio), Lorenzo Montipò (Verona), Wladimiro Falcone (Lecce), Federico Ravaglia (Bologna), Christos Mandas (Bournemouth, eks-evaluasi Januari), dan Emil Audero (Cremonese).
Emil Audero, kiper 29 tahun jebolan akademi Juventus sejak 2008, menjadi opsi menarik untuk dipulangkan.
Ia pernah promosi ke tim utama Juventus pada 2016, tapi banyak dipinjamkan ke klub seperti Venezia, Sampdoria, Inter, Como, Palermo, dan kini Cremonese (pinjaman dari Como hingga 2028).
Musim ini, Audero tampil cukup apik bersama Cremonese dengan menorehkan 23 penampilan, 7 clean sheets, 95 penyelamatan (terbanyak di liga).
Dengan berstatus alumni akademi Juventus, potensi kembalinya Emil ke Turin cukup terbuka.
Apalagi Juventus juga hanya perlu membayar biaya transfer sekitar 3,2 juta euro (Rp55 miliar) ke Como untuk mendatangkan kiper Timnas Indonesia tersebut.
Menarik dinantikan, siapakah kiper yang akan didatangkan Juventus pada bursa transfer musim panas mendatang, akankah Emil Audero bakal pulang ke klub akademinya?
(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama)