Detik-detik Mencekam Mahasiswi UIN Suska Dibacok Pacar di Kampus, Tak Terima Hubungan Diputus!
Amir M February 26, 2026 08:38 PM

TRIBUNTRENDS.COM - Seorang mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau menjadi korban pembacokan oleh pacarnya yang tak terima akan diputus karena korban sudah memiliki pasangan baru. 

Pelaku, Rehan Mujafar, datang ke kampus dengan parang dan kampak, lalu menyerang korban di ruang ujian akhir hingga bersimbah darah.

Aksi brutal itu baru berhenti setelah mahasiswa lain berteriak menghentikannya, sementara korban segera dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan intensif.

Masalah asmara

Seorang mahasiswi UIN Suska Riau, Farradhila Ayu Pramesti (23), menjadi korban pembacokan di lingkungan kampus, Kota Pekanbaru, Kamis (26/2/2026) pagi.

Motif pembacokan diduga berkaitan dengan persoalan asmara. 

Pelaku disebut merasa sakit hati karena korban hendak memutuskan hubungan.

“Pelaku berangkat dari Bangkinang membawa parang dan kampak.

Jadi, dia ini diduga ingin membunuh korban, karena korban mau memutuskan hubungan karena korban sudah punya pacar (lain),” ujar Kapolsek Bina Widya Kompol Nusirwan dikutip dari Kompas.com, Kamis (26/2/2026).

Korban dibacok oleh pelaku menggunakan kampak.

Sosok pelaku

Pelaku diketahui bernama Rehan Mujafar (21), mahasiswa semester VIII jurusan Ilmu Hukum Fakultas Syariah dan Hukum.

Pelaku merupakan warga asal Bangkinang, Kabupaten Kampar.

Sementara itu, korban merupakan mahasiswi asal Kecamatan Bintan Timur, Kepulauan Riau. 

Pelaku datangi korban

Nusirwan menjelaskan, pelaku datang ke kampus dan langsung menuju lantai dua gedung Fakultas Syariah dan Hukum.

Saat itu, korban sedang duduk sendirian di ruang ujian akhir.

Pelaku sempat menyampaikan perasaan sakit hatinya, lalu langsung membacok tangan kiri dan kepala korban.

Korban kemudian berusaha menyelamatkan diri dengan berlari ke luar ruangan dalam kondisi bersimbah darah.

“Pelaku mengejar korban.

Pelaku akhirnya berhenti menganiaya karena banyak mahasiswa meneriaki minta pelaku menghentikan aksinya,” kata Nusirwan.

Korban dibawa ke rumah sakit

Peristiwa pembacokan tersebut terjadi sekitar pukul 07.30 WIB di lantai dua gedung Fakultas Syariah dan Hukum UIN Suska Riau.

Dalam rekaman video yang beredar, korban tampak bersimbah darah dengan luka di bagian kepala.

Petugas keamanan kampus segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke rumah sakit.

Baca juga: Video “Teh Pucuk” 17 Menit Viral, Disebut Mahasiswi KKN, Kampus Tegaskan Bukan Mahasiswinya

DIBACOK DI KAMPUS - Mahasiswi dibacok saat sidang seminar di Fakultas Syariah Ilmu Hukum UIN Suska Riau, Kamis (26/2/2026).
DIBACOK DI KAMPUS - Mahasiswi dibacok saat sidang seminar di Fakultas Syariah Ilmu Hukum UIN Suska Riau, Kamis (26/2/2026). (Tribunnews.com/Tribun Pekanbaru)

Kondisi korban

Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum UIN Suska Riau, Alfi Syahrin, memastikan kondisi mahasiswi korban pembacokan di ruang seminar kampus kini dalam keadaan stabil.

Saat dikonfirmasi, Alfi mengaku masih berada di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau untuk mendampingi korban yang tengah menjalani perawatan intensif.

“Saat ini korban sedang dilakukan perawatan di ruang IGD dan kondisinya stabil.

Alhamdulillah sudah dilakukan tindakan dan sudah dioperasi di bagian lukanya dan sudah membaik,” ujar Alfi, Kamis (26/2/2026).

Menurut Alfi, pihak kampus masih menunggu informasi lengkap sebelum menyampaikan pernyataan resmi.

“Saya belum dapat informasi yang valid terkait motifnya, kita tunggu saja nanti dari kampus akan ada press rilisnya.

Kami belum bisa kasih keterangan yang lengkap, karena saya masih fokus mengurusi korban di rumah sakit,” tegasnya.

Pelaku ditangkap

Pelaku berhasil diamankan oleh petugas keamanan kampus sebelum diserahkan kepada Polsek Bina Widya.

Polisi mengamankan barang bukti berupa satu bilah kampak dan satu bilah parang.

Pihak kampus memastikan akan menyampaikan keterangan resmi setelah seluruh informasi terkumpul, sembari fokus pada pemulihan kondisi korban.

Sementara itu, pelaku telah diamankan dan diserahkan ke Polsek Tampan untuk proses hukum lebih lanjut. 

"Dekan dan wakil dekan tadi juga sudah mendatangi kantor polisi guna berkoordinasi terkait penanganan kasus tersebut," katanya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.