Kebijakan Inklusif, Aspirasi Kelompok Rentan Trenggalek Disuarakan Lewat Musrena Keren
Sri Wahyuni February 26, 2026 05:44 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, TRENGGALEK - Plh Bupati Trenggalek Syah Mohamad Natanegara membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Perempuan, Anak, Disabilitas dan Kelompok Rentan Lainnya (Musrena Keren) 2026.

Kegiatan digelar di Pendapa Manggala Praja Nugraha, Kelurahan Surodakan, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek, Kamis (26/2/2026).

Musrena Keren tersebut merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Trenggalek dalam melibatkan perempuan, anak dan kelompok rentan lainnya untuk menyusun Rencana Kerja Anggaran Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027. 

Hal ini dilakukan untuk memastikan proses perencanaan pembangunan daerah bisa berjalan partisipatif, inklusif dan berkeadilan. 

Sebelumnya penyusunan perencanaan pembangunan daerah di daerah ini hanya melalui Musrenbang (Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan) saja. 

Untuk melengkapi dan memberikan ruang aspirasi kelompok rentan sejak tahun 2019 lalu Pemkab Trenggalek menggagas Musrena Keren.

Pemerintah Kabupaten Trenggalek meyakini, perempuan memiliki peran penting dalam pembangunan sosial dan ekonomi daerah. 

Begitu juga anak-anak yang merupakan generasi penerus yang harus dipastikan tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat dan mendukung potensi mereka. 

Sementara untuk penyandang disabilitas dan kelompok rentan lain, adalah kelompok yang harus diperhatikan atas akses layanan publik, pendidikan, kesehatan, pekerjaan dan ruang partisipasi yang setara.

"Melalui forum ini kita ingin memastikan bahwa perencanaan RKPD tahun 3027 benar-benar responsif gender, ramah anak, serta inklusif bagi penyandang disabilitas dan kelompok rentan," kata Syah.

Baca juga: Kecelakaan Tunggal, Sopir Truk Tergencet Kabin Usai Tabrak Pohon di Plemahan Kediri

Dengan menampung aspirasi dari berbagai pihak, harapannya program yang disusun bisa terintegrasi, tepat sasaran, dan sehingga dampaknya bisa benar-benar dirasakan masyarakat.

Hal ini juga selaras dengan semangat Pemerintah Kabupaten Trenggalek yang terus berkomitmen membangun tata kelola pemerintah yang transparan, partisipatif dan kolaboratif. 

"Prinsip pembangunan berkelanjutan dan semangat tidak ada yang tertinggal, harus diwujudkan bersama dalam setiap kebijakan," pungkas Mantan Anggota DPRD Trenggalek tersebut.

(Sofyan Arif Candra/TribunMataraman.com)

Editor : Sri Wahyunik 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.