BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN – Ada pemandangan yang berbeda pada pelaksanaan Pasar Wadai Ramadan di Kelurahan Batulicin, Kecamatan Batulicin, Kabupaten Tanahbumbu, Kalimantan Selatan tahun 2026 ini.
Jika pada tahun-tahun sebelumnya para pedagang difasilitasi tenda dan meja panjang di samping kantor kelurahan, kini pemandangan tersebut sudah tidak terlihat lagi.
Warga yang terbiasa berburu takjil di lokasi lama mungkin sempat bertanya-tanya mengenai keberadaan para pedagang langganan mereka.
Lurah Batulicin, Amran Al Bokhari, memberikan penjelasan bahwa sebenarnya konsep Pasar Ramadan tahun ini tetap ada, namun lokasinya saja yang bergeser.
Amran menyebutkan bahwa taman di samping Kantor Kelurahan Batulicin yang biasanya menjadi pusat pedagang, saat ini baru saja selesai direnovasi.
Baca juga: Angin Kencang Terjang Satui Tanahbumbu, Atap SMKN 2 Lepas dan Timpa Ruang Praktik Siswa
Baca juga: Pria di Kuin Selatan Banjarmasin Tewas Akibat Ditusuk Istri Siri, Pelaku Diringkus, Belatinya Dicari
Pihak kelurahan memutuskan tidak memasang tenda di depan taman tersebut karena ruang yang terbatas dan berisiko memakan badan jalan.
Langkah ini diambil untuk menghindari terjadinya kemacetan dan gangguan arus lalu lintas di sekitar area perkantoran tersebut.
Sebagai solusinya, lokasi Pasar Ramadhan dipindahkan ke taman yang berada tepat di seberang Kantor Kelurahan Batulicin.
Namun, konsepnya kali ini lebih fleksibel dengan sistem bongkar pasang agar tidak mengganggu pelaku UMKM lain yang berjualan pada malam hari.
“Di taman tidak bisa pakai tenda, cuma bisa pakai payung kecil oleh masing-masing penjual,” ujar Amran saat dikonfirmasi pada Kamis (26/2/2026).
Amran menjelaskan bahwa penggunaan payung kecil ini bertujuan agar lahan taman tetap bersih dan bisa digunakan kembali secara bergantian.
Dengan sistem ini, pedagang takjil sore hari tetap bisa mengais rezeki tanpa harus menghalangi pedagang malam yang biasanya berjualan di lokasi yang sama.
“Malam bisa lagi dipakai UMKM yang jualan malam, harapannya semua UMKM bisa berkesempatan mencari rezeki,” jelas Amran.
Perubahan konsep ini diharapkan tetap menghidupkan suasana Ramadhan di Batulicin sekaligus menjaga ketertiban fasilitas publik yang baru saja dipercantik.
(Banjarmasinpost.co.id/Muhamnad Fikri Syahrin)