ANWAR SATIBI, AYAH KANDUNG NS NANGIS saat Beri Pengakuan soal Hal Ini kepada Ketua RW
Tribun-video February 26, 2026 07:42 PM
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.TRIBUN-VIDEO.COM - Hasil autopsi terhadap jenazah bocah berinisial NS (12) di Sukabumi, Jawa Barat, mengonfirmasi adanya luka bakar serta serangkaian kekerasan fisik yang dialami korban sebelum meninggal pada Jumat (20/2/2026).Berdasarkan bukti-bukti tersebut, pihak kepolisian resmi menetapkan ibu tiri korban yang berinisial TR sebagai tersangka utama dalam kasus kekerasan fisik dan psikis terhadap anak di bawah umur.Saat menjalani pemeriksaan di Polres Sukabumi, TR mengakui telah menyiksa korban berulang kali dengan dalih sedang memberikan pendidikan.Tindakan keji tersebut meliputi menjewer, mencakar, hingga menampar wajah korban.Pihak kepolisian bahkan menemukan bahwa TS sebenarnya pernah dilaporkan atas kasus penganiayaan anak pada tahun 2024 silam.Hanya saja, saat itu kasus tersebut berakhir dengan jalur perdamaian.Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, menyatakan pihaknya akan mendalami kembali rekam jejak kekerasan tersebut."Laporan itu sudah kita proses dan ada perdamaian, itu tentunya akan kita dalami lagi, akan kita tindak lanjuti," jelasnya. Kini, TS dijerat dengan Pasal 80, Jo Pasal 76C UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.Kematian tragis NS juga menyisakan luka mendalam bagi ibu kandungnya, Lisnawati, yang tinggal di Cianjur.Selama empat tahun terakhir, Lisnawati mengaku kehilangan komunikasi dan dihalangi oleh mantan suaminya untuk bertemu dengan NS.Ia baru bisa melihat wajah anaknya kembali saat NS sudah berada di dalam keranda jenazah dengan kondisi yang mencurigakan."Saya pengin keadilan buat anak saya gitu. Lost komunikasi sama anak saya gitu, sulit berkomunikasi," ungkap Lisnawati dikutip dari YouTube KompasTV.Di balik penanganan hukum yang sedang berjalan, muncul fakta-fakta dari lingkungan tempat tinggal korban yang selama ini terkesan tertutup.Ketua RW setempat, Rahman (43), memberikan kesaksian mengenai perilaku ayah kandung korban, Anwar Satibi (38), dan ibu tirinya selama menetap di wilayah tersebut.Keluarga ini diketahui menempati rumah milik orang tua TR, namun hampir tidak pernah bersosialisasi dengan warga sekitar.Rahman mengungkapkan bahwa selama dua tahun tinggal di wilayahnya, Anwar sama sekali tidak pernah melaporkan data kependudukan kepada pengurus RT maupun RW.Fakta ini baru diakui Anwar saat dirinya menjalani pemeriksaan oleh kepolisian.Rahman menceritakan momen emosional saat Anwar tiba-tiba mendatangi dan memeluknya untuk menyampaikan permohonan maaf."Sampai kemarin juga waktu di BAP kan terakhir dia (Anwar) juga peluk saya," ujar Rahman.Anwar meminta maaf kepada Rahman karena selama dua tahun tinggal di sana tak pernah melaporkan domosili."Si suaminya itu minta maaf katanya, \'saya sudah dua tahun di sini belum bikin domisili\', gitu," kata Rahman menceritakan pengakuan ayah NS.Menurut Rahman, warga sebenarnya sering mendengar suara pertengkaran hebat dari dalam rumah tersebut.Namun, posisi keluarga yang sangat tertutup membuat tetangga merasa takut dan ragu untuk melapor atau ikut campur dalam urusan internal mereka."Takut. Jadi bingung, kemarin juga saya diwawancarai di sini jadi kurang jelas itu Pak. Soalnya ngasih informasinya nggak lepas gitu. Jadi posisinya kayak gini gitu," tukas Rahman.Kini, ketertutupan keluarga dan kelalaian administrasi tersebut menjadi bagian dari catatan penting dalam pengungkapan kasus kematian NS.Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com dengan judul Kesaksian Tetangga Bongkar Tabiat Ayah Bocah Dianiaya Ibu Tiri, Baru Buat Pengakuan: Dia Peluk Saya, https://bogor.tribunnews.com/news/310387/kesaksian-tetangga-bongkar-tabiat-ayah-bocah-dianiaya-ibu-tiri-baru-buat-pengakuan-dia-peluk-saya?page=all.Penulis: tsaniyah faidah | Editor: Tsaniyah Faidah#viraldimediasosial #medsos #regional #jabar #sukabumi #penganiayaan #kriminal #ibutiri #anakdianiaya Penulis:Editor:Program:Host:Editor Video: UlungUploader: Dimas HayyuAsaJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunnewsBogor.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:YouTube: https://www.youtube.com/@tribunnewsbogorvideoFacebook: https://www.facebook.com/TRIBUNnewsBogorSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2tTikTok: https://www.tiktok.com/@tribunbogorInstagram: @tribunbogor