Ramadan di Rutan Perempuan Medan, Warga Binaan Menangis
Truly Okto Hasudungan Purba February 26, 2026 07:54 PM

TRIBUN-MEDAN.com - Suasana haru menyelimuti kegiatan Safari Ramadan di Rutan Perempuan Kelas IIA Medan, Selasa (24/2) siang.  Kehadiran pendakwah nasional, Habib Ahmad Al Habsyi, membuat warga binaan pemasyarakatan (WBP) hanyut dalam tausiyah yang menyentuh hati hingga tak kuasa menahan air mata.

Puluhan warga binaan yang mengikuti kegiatan tersebut tampak khusuk mendengarkan ceramah yang disampaikan. Sesekali Habib Ahmad menyelipkan materi candaan di tengah dakwahnya, namun tak lama kemudian suasana berubah haru saat ia mengajak para hadirin untuk merenung atas segala khilaf dan kesalahan di masa lalu.

Momen perenungan itulah yang membuat suasana menjadi begitu emosional. Tidak sedikit warga binaan yang terlihat meneteskan air mata, bahkan beberapa di antaranya menangis tersedu-sedu saat Habib Ahmad menuntun mereka untuk bertaubat di bulan suci Ramadan.

Kepala Rutan Perempuan Kelas IIA Medan, Rahayu Setyoreni, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara pihak rutan dengan Komunitas Riau Mengaji.  Safari Ramadan ini digelar dengan tujuan membekali warga binaan secara mental dan spiritual di bulan yang penuh kebaikan.

"Kami ingin memberi ruang kepada mereka (warga binaan) dalam memperbaiki diri selama Ramadan ini. Dan ini merupakan momentum yang baik bagi warga binaan kita untuk terus mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui kegiatan-kegiatan keagamaan ini," ucap Rahayu saat dikonfirmasi awak media.

Baca juga: Sejoli di Tanjungbalai Curi Sepeda Motor di Tempat Billiard

Menariknya, semangat berbagi dan meraih berkah Ramadan juga terlihat dari aksi para warga binaan. Di penghujung acara, Habib Ahmad Al Habsyi mengajak para hadirin untuk berwakaf Al-Quran. Wakaf tersebut rencananya akan disalurkan kepada santri penghafal Qur'an di seluruh Indonesia serta masyarakat yang membutuhkan.

Ajakan tersebut mendapat sambutan hangat. Para warga binaan dan pegawai rutan berlomba-lomba berpartisipasi dalam kegiatan wakaf tersebut. "Kita juga tadi melakukan wakaf Al-Quran yang diikuti hampir seluruh warga binaan. Dan Alhamdulillah tadi terkumpul sekitar empat ratus lebih Al-Qur'an yang diwakafkan oleh warga binaan dan pegawai rutan," pungkasnya. (cr9/Tribun-Medan.com)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.