Banjir Menerjang Manggala, Salasia Boyong Lima Anak Mengungsi Ke Masjid
Saldy Irawan February 26, 2026 08:22 PM

‎TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Puluhan rumah di RT 001 RW 013, Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, terdampak banjir sejak Selasa (24/2/2026) lalu.

Air yang merendam permukiman memaksa warga meninggalkan rumah mereka untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman.

‎Sebanyak 73 orang dari 20 kepala keluarga terpaksa mengungsi ke Masjid Al Mukarramah yang berada di wilayah tersebut.

‎Salah satu pengungsi, Salasia (43), mengatakan ia datang mengungsi bersama lima orang anaknya.

‎Rumahnya berseberangan dengan masjid, dengan jarak sekitar lima meter.

‎Ia mengaku mulai mengungsi saat air di dalam rumahnya mencapai ketinggian lutut.

‎Tepatnya pada selasa sekitar pukul 23.20 Wita.

‎Ia bergegas menyelamatkan barang-barang yang masih bisa diamankan.

‎Ia mengangkat kasur, bantal, serta pakaian untuk dibawa ke Masjid mengungsi.

‎“Sebentar ini, malam ketiga saya di sini,” ucapnya saat ditemui di lokasi pengungsian, Kamis (26/2/2026).

‎Salasia mengatakan dirinya dan anak-anaknya saat ini dalam kondisi sehat.

‎Hanya saja, ia mengalami gatal-gatal pada kulit akibat terendam air banjir, meski menurutnya hal itu sudah biasa terjadi setiap kali banjir datang.

‎Ia juga memastikan kebutuhan makanannya selama di pengungsian terpenuhi.

‎Selain makanan untuk buka puasa dan sahur, ia juga menerima bantuan beras dan biskuit.

‎“Alhamdulillah, kebutuhan terpenuhi, kalau dari saya sendiri,” ujarnya.

‎Meski sedang mengungsi, Salasia tetap masuk bekerja. Ia sehari-hari bekerja sebagai cleaning service di Universitas Muslim Indonesia.

‎Ia mengaku sempat tidak menyangka banjir akan kembali terjadi pada musim hujan kali ini.

‎Pasalnya, biasanya banjir melanda antara Oktober hingga Desember setiap akhir tahun.

‎Pada akhir 2025 lalu, wilayahnya tidak dilanda banjir.

‎Hal itu membuatnya beranggapan musim hujan kali ini akan berlalu tanpa genangan.

‎“Biasanya empat kali kita mengungsi dalam setiap musim hujan,” katanya.

‎Salasia mengatakan dirinya telah tinggal di Kelurahan Manggala sejak tahun 2010.

‎Ia menyebut banjir memang sudah terjadi sejak dari dulu.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.