TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA – Kabar mengejutkan datang dari dunia digital Indonesia.
Sejak Rabu, 25 Februari 2026 sore, akses masuk (login) portal Wikipedia.org dilaporkan tidak dapat digunakan oleh pengguna di tanah air.
Hasil penelusuran menunjukkan bahwa domain auth.wikimedia.org telah masuk dalam daftar blokir sistem Trust Positif Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
Hal ini memicu gelombang protes dari para aktivis hak digital yang tergabung dalam Koalisi Damai.
Meskipun halaman utama masih bisa dibaca, pemblokiran fitur login ini berdampak fatal bagi para editor.
Tanpa akses akun, para penyunting hanya bisa bekerja secara anonim, yang berisiko menurunkan validitas dan akuntabilitas informasi.
Pemblokiran ini juga melumpuh ke ekosistem pengetahuan terbuka lainnya seperti Wikidata, Wikisource, dan Wiktionary.
Wikipedia selama ini menjadi rujukan utama pelajar dan mahasiswa di Indonesia.
Koalisi Damai menilai pemblokiran ini sebagai langkah mundur bagi dunia pendidikan.
Tanpa pengawasan editor terverifikasi, risiko penyebaran hoaks atau informasi yang tidak akurat menjadi jauh lebih tinggi.
Kebijakan ini juga dianggap melanggar Pasal 19 DUHAM dan Kovenan Internasional Hak-Hak Sipil (ICCPR) yang telah diratifikasi Indonesia melalui UU No. 12 Tahun 2005.
Koalisi Damai menyoroti adanya masalah struktural akibat regulasi yang dianggap serampangan, seperti Permenkominfo No. 5/2020 tentang PSE.
Sebagai bentuk protes, mereka melayangkan empat tuntutan tegas kepada Komdigi: