Iran Murka! Tuduh AS-Israel Pakai Teknik Propaganda Nazi 'Joseph Goebbels' demi Legitimasi Agresi
Ardrianto SatrioUtomo February 27, 2026 08:42 AM

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei menuduh AS dan Israel menggunakan teknik propaganda hitam peninggalan era Nazi.

Propaganda itu dikenal dengan "ala Joseph Goebbels".

Dilansir dari Tribunnews.com pada Kamis (26/2/2026), propaganda itu untuk memanipulasi opini publik global demi membenarkan agresi militer di Timur Tengah.

Menurut Baghaei, retorika yang dibangun Trump dan PM Israel, Benjamin Netanyahu, adalah bentuk distorsi informasi yang sistematis.

Pihaknya menjelaskan dalam taktik Joseph Goebbels.

Disebutkan, menteri propaganda Nazi, memiliki prinsip kebohongan yang diulang-ulang secara terus-menerus.

Yakni, pada akhirnya kebohongan itu dianggap sebagai kebenaran oleh masyarakat.

Diketahui, tuduhan itu muncul lantaran AS-Israel memicu amarah Iran.

Salah satu poin utama kemarahan Iran adalah klaim intelijen Israel yang menyebutkan Teheran memulai langkah rahasia menuju pembuatan hulu ledak nuklir.

Terkait hal itu, Baghaei membantah hal tersebut.

Ia menyebut dokumen yang dipaparkan Israel adalah bukti palsu dan sengaja dibuat untuk memancing amarah Trump.

Terkini, Baghaei menegaskan, program nuklir Iran berada di bawah pengawasan International Atomic Energy Agency (IAEA).

Ia menekankan, program itu bertujuan untuk kepentingan sipil dan energi, bukan untuk membuat senjata

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.