TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Bondowoso - Jembatan Kauman yang melintasi aliran Sungai Taman di Desa Sumberpandan, Kecamatan Grujugan, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, ambles pada kedua sisinya. Peristiwa ini terjadi tidak berapa lama Jembatan Sentong ditutup juga akibat ambles. Apabila Jembatan Kauman juga ditutup, akses menuju Kabupaten Jember lumpuh.
Kerusakan terjadi pada Tembok Penahan Tanah (TPT) yang ambrol setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir. Jembatan ini merupakan jalur vital di jalan provinsi yang menghubungkan Bondowoso dan Jember, selain Jembatan Sentong yang sebelumnya telah ditutup akibat ambles.
Peristiwa longsor ini sempat viral di media sosial dan memicu kekhawatiran masyarakat. Peristiwa ini terjadi kurang dari sepekan setelah amblasnya Jembatan Sentong di Kelurahan Nangkaan.
Baca juga: Jembatan Sentong Bondowoso Ambles, Ambulans Lewat Jalur Alternatif Damkar Pindah Mako
Tim dari BPBD Bondowoso bersama Forkopimcam Grujugan turun langsung ke lokasi pada Jumat (27/2/2026) untuk melakukan peninjauan dan asesmen awal.
Personel Polsek Grujugan turut memasang garis pengaman (safety line) guna mengantisipasi potensi longsor susulan.
Meski terjadi kerusakan struktur di sisi jembatan, arus lalu lintas Bondowoso–Jember masih dapat dilalui kendaraan dengan pengawasan ketat petugas di lapangan.
Kepala Bidang Pencegahan, Kesiapsiagaan, dan Kedaruratan (PK2) BPBD Bondowoso, Yuliono Triandana, mengonfirmasi bahwa intensitas hujan tinggi menjadi pemicu utama longsor.
“Intensitas hujan beberapa hari terakhir memang sangat tinggi. Setelah asesmen ini, kami segera berkoordinasi dengan BSBK dan Bina Marga Provinsi Jatim untuk langkah selanjutnya,” ujarnya, Jumat (27/2/2026).
Ia mengimbau masyarakat untuk terus memantau kondisi cuaca dan meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas di lokasi ketika hujan turun.
Baca juga: Jembatan Sentong Bondowoso-Jember Ambles, Wagub Jatim Pastikan Perbaikan Dipercepat
Camat Grujugan, Azas Suwardi, menyampaikan bahwa pihak Bina Marga Provinsi Jawa Timur telah berada di lokasi guna melakukan penanganan awal bersama unsur kepolisian dan TNI (Babinsa).
“Intinya harus segera ditangani supaya arus lalu lintas di Sumberpandan ini tidak terhambat. Kita tahu Jembatan Sentong sudah ditutup. Jika jalur ini sampai ditutup total, akses transportasi antar-kabupaten bisa lumpuh,” tegasnya.
Sebagai langkah darurat, petugas memasang penyangga bambu untuk menahan tanah agar tidak kembali merosot. Hingga kini kendaraan masih dapat melintas, namun struktur bawah jalan memerlukan penguatan permanen.
Petugas mengimbau seluruh pengendara agar ekstra hati-hati saat melintas di Jembatan Kauman.