TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Pemain Persita Tangerang Mario Jardel mendapat sanksi dari Komite Disiplin BRI Super League 2025/2026 setelah terbukti merusak fasilitas Stadion Haji Agus Salim, Kota Padang.
Pemain Persita Tangerang ini menendang pintu masuk stadion saat melakoni laga tandang melawan Semen Padang FC pada Minggu (8/2/2026).
Insiden Mario Jardel tersebut memicu jatuhnya sanksi kewajiban penggantian kerugian materil kepada sang pemain atas kerusakan fasilitas yang ditimbulkan.
Kejadian ini berlangsung pada pertandingan pekan ke-20 yang berakhir untuk kemenangan tipis tuan rumah 1-0 melalui eksekusi penalti di menit akhir.
Selain sanksi individu, manajemen tim tamu juga menerima denda besar karena skuat Persita Tangerang terlambat memasuki lapangan pada babak kedua.
Baca juga: Satlantas Polres Limapuluh Kota Cek Titik Macet Jelang Mudik Lebaran 2026, Jalur Terban Jadi Fokus
Keterlambatan selama 124 detik tersebut membuat manajemen harus membayar denda sebesar Rp100 juta.
Semen Padang FC selaku tuan rumah turut menerima denda Rp30 juta akibat ulah suporter yang melakukan pelemparan air minum kemasan ke arah bench Persita Tangerang pada menit 90+4.
"Sdr. Mario Jardel dibebankan kewajiban penggantian kerugian materil dan diberikan sanksi Teguran Keras," tulis rilis resmi keputusan Komite Disiplin terkait aksi penendangan pintu tersebut.
Pertandingan yang berjalan dengan tensi tinggi ini berujung pada kerugian finansial bagi pemain dan klub.
Mario Jardel harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dengan mengganti biaya perbaikan pintu stadion yang rusak akibat aksinya tersebut.
Semen Padang FC menerima sanksi berat dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI berupa denda sebesar Rp30 juta akibat ulah suporter.
Baca juga: Semen Padang FC Kena Denda Komdis PSSI Rp30 Juta, Suporter Lempar Botol ke Bench Persita Tangerang
1. Panitia Pelaksana Pertandingan PSIM Yogyakarta
- Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
- Pertandingan: PSIM Yogyakarta vs Persis Solo
- Tanggal Kejadian: 06 Februari 2026
- Jenis Pelanggaran: sebelum hari pertandingan terjadi penyalaan kembang api dalam jarak 150 meter dari area hotel tempat Tim Persis Solo menginap yang dilakukan oleh sekelompok orang
- Keputusan: denda Rp. 40.000.000,-
2. Tim Malut United FC
- Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
- Pertandingan: Persib Bandung vs Malut United FC
- Tanggal Kejadian: 06 Februari 2026
- Jenis Pelanggaran: dalam pertandingan tersebut ada 3 orang pemain dan 2 orang ofisial yang mendapatkan kartu kuning
- Keputusan: denda Rp. 50.000.000,-
3. Klub Persebaya Surabaya
- Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
- Pertandingan: Bali United FC vs Persebaya Surabaya
- Tanggal Kejadian: 07 Februari 2026
- Jenis Pelanggaran: adanya suporter Persebaya Surabaya sebagai suporter klub tamu yang hadir dalam pertandingan
- Keputusan: denda Rp. 25.000.000,-
4. Klub Bali United FC
- Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
- Pertandingan: Bali United FC vs Persebaya Surabaya
- Tanggal Kejadian: 07 Februari 2026
- Jenis Pelanggaran: setelah pertandingan berakhir terjadi penyalaan flare sebanyak 2 buah di Tribun Utara dan Tribun Timur yang dilakukan oleh penonton Bali United FC
- Keputusan: denda Rp. 60.000.000,-
5. Klub Semen Padang
- Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
- Pertandingan: Semen Padang vs Persita Tangerang
- Tanggal Kejadian: 08 Februari 2026
- Jenis Pelanggaran: pada menit 90+4 terjadi pelemparan air minum kemasan ke arah bench Tim Persita Tangerang yang dilakukan oleh suporter Semen Padang dari Tribun Barat
- Keputusan: denda Rp. 30.000.000,-
Baca juga: Video Beredar Luas di Medsos, Dua ASN Kominfo Solok Dinonaktifkan Bupati Jon Firman Pandu
6. Tim Persita Tangerang
- Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
- Pertandingan: Semen Padang vs Persita Tangerang
- Tanggal Kejadian: 08 Februari 2026
- Jenis Pelanggaran: terlambat memasuki lapangan pada babak kedua sehingga membuat pertandingan babak kedua mundur selama 124 detik
- Keputusan: denda Rp. 100.000.000,-
7. Sdr. Mario Jardel (Pemain Persita Tangerang)
- Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
- Pertandingan: Semen Padang vs Persita Tangerang
- Tanggal Kejadian: 08 Februari 2026
- Jenis Pelanggaran: melakukan perusakan fasilitas stadion yaitu menendang pintu masuk
- Keputusan: Sdr. Mario Jardel dibebankan kewajiban penggantian kerugian materil
dan diberikan sanksi Teguran Keras
8. Tim PSM Makassar
- Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
- Pertandingan: PSBS Biak vs PSM Makassar
- Tanggal Kejadian: 08 Februari 2026
- Jenis Pelanggaran: dalam pertandingan tersebut ada 5 orang pemain yang mendapatkan kartu kuning
- Keputusan: denda Rp. 50.000.000,-
9. Klub Arema FC
- Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
- Pertandingan: Persija Jakarta vs Arema FC
- Tanggal Kejadian: 08 Februari 2026
- Jenis Pelanggaran: adanya suporter Arema FC sebagai suporter klub tamu yang hadir dalam pertandingan
- Keputusan: denda Rp. 25.000.000,-
10. Tim Arema FC
- Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
- Pertandingan: Persija Jakarta vs Arema FC
- Tanggal Kejadian: 08 Februari 2026
- Jenis Pelanggaran: dalam pertandingan tersebut ada 4 orang pemain dan 1 orang ofisial yang mendapatkan kartu kuning
- Keputusan: denda Rp. 50.000.000,-
Baca juga: Respons Kekhawatiran Soal Pengelolaan Dana, Kejari Padang Beri Penyuluhan Hukum ke Ratusan Kepsek
11. Sdr. Haruna Soemitro (Ofisial Rans Nusantara Football Club)
- Nama Kompetisi: Liga Nusantara 2025/2026
- Pertandingan: Dejan FC vs Rans Nusantara FC
- Tanggal Kejadian: 08 Februari 2026
- Jenis Pelanggaran: melakukan protes berlebihan dan mendorong wasit cadangan serta mendapatkan kartu merah langsung
- Keputusan: tambahan larangan mendampingi Tim Rans Nusantara FC sebanyak 4
pertandingan; denda Rp. 12.500.000,-
Semen Padang FC memastikan kemenangan dramatis atas Persita Tangerang pada lanjutan Pekan ke-20 BRI Super League 2025/2026.
Bertanding di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Minggu (8/2/2026), Kabau Sirah menang tipis dengan skor 1-0 lewat gol penalti di penghujung laga.
Gol tersebut diciptakan oleh pemain anyar Semen Padang FC, Diego Mauricio, yang berasal dari Brasil.
Baca juga: Semen Padang Menang Dramatis 1-0 dari Persita, Suporter: Keberuntungan Menit Akhir Menyelamatkan
Laga antara Semen Padang FC berakhir dengan skor 1-0, dan membuat tim Semen Padang meraih tiga poin.
Tiga poin tambahan tersebut membuat tim Semen Padang FC berada di posisi ke 16, dan memiliki poin yang sama dengan Persijap Jepara 15 poin.
Memasuki babak kedua, Semen Padang FC langsung tampil lebih agresif.
Pelatih Dejan Antonic melakukan perubahan dengan memasukkan Ripal Wahyudi dan Maicon Souza untuk menambah daya gedor, menggantikan Boubakary Diarra dan Firman Juliansyah.
Tekanan tuan rumah langsung terasa. Pada menit ke-50, kemelut sempat terjadi di dalam kotak penalti Persita Tangerang.
Sejumlah upaya tembakan dari pemain Semen Padang FC masih mampu diblok berulang kali oleh barisan pertahanan tim tamu.
Baca juga: Mistar Gawang Gagalkan Semen Padang Jebol Gawang Persita, Babak Pertama Masih 0-0
Satu menit berselang, Semen Padang kembali mengancam. Tendangan keras Kasim Botan dari luar kotak penalti mengarah ke gawang Persita, namun masih berhasil ditepis penjaga gawang.
Persita Tangerang tak tinggal diam. Pada menit ke-56, Hokky Caraka menyambut bola dengan sundulan yang mengarah ke gawang Semen Padang FC, tetapi kiper Semen Padang FC tampil sigap dengan menepis bola tersebut sehingga hanya menghasilkan tendangan sudut.
Memasuki menit ke-60, pertandingan berjalan alot. Kedua tim saling berupaya membangun serangan, namun belum mampu menciptakan peluang yang benar-benar berbuah gol.
Persita kemudian melakukan pergantian pemain pada menit ke-66 dengan memasukkan Zalnando dan Rayco, menggantikan Toha dan Matheus. Selanjutnya, pada menit ke-74, Hokky ditarik keluar dan digantikan oleh Esal Sahrul.
Baca juga: Suporter Semen Padang Optimis Tekuk Persita di GHAS, Antusias Nantikan Aksi Diego Mauricio
Semen Padang FC juga merespons dengan pergantian pemain. Pada menit ke-79, Dejan Antonic memasukkan Rian dan Mauricio untuk menggantikan Tsouka serta Kianz.
Sementara itu, Persita kembali melakukan rotasi pada menit ke-82 dengan memasukkan Dejan Racic dan Andrean Rindorindo, menggantikan Aleksa dan Eber Bessa.
Menjelang akhir laga, Persita sempat mendapatkan peluang pada menit ke-89, namun sepakan pemain Persita masih melambung di atas mistar gawang Semen Padang FC usai menerima umpan silang dari sisi kanan.
Pada awal masa injury time, Jaime Geraldo mencoba peruntungan melalui tendangan keras dari luar kotak penalti, namun bola kembali melambung jauh di atas gawang.
Baca juga: Line Up Semen Padang vs Persita: Kabau Sirah Incar Poin Penuh untuk Perbaiki Posisi di Klasemen
Petaka bagi Persita akhirnya datang pada menit ke-96. Mauricio dijatuhkan oleh pemain Persita di dalam kotak penalti. Wasit pun menunjuk titik putih sebagai tanda penalti untuk Semen Padang FC.
Keputusan tersebut sempat menuai protes dari kubu Persita, sehingga wasit melakukan peninjauan melalui VAR. Setelah pengecekan, keputusan tetap tidak berubah dan penalti tetap diberikan kepada Semen Padang FC.
Mauricio yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tendangan kerasnya tak mampu dibendung penjaga gawang Persita dan mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan Semen Padang FC.
Gol dramatis tersebut langsung disambut sorak sorai meriah dari ribuan pendukung Kabau Sirah yang memadati Stadion Haji Agus Salim. Tak lama berselang, wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir.
Kemenangan ini memastikan Semen Padang FC mengamankan tiga poin penting di kandang sendiri pada lanjutan BRI Super League 2025/2026.(*)