BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN-Gema lantunan ayat suci Al-Qur’an terdengar sejak ba’da salat Shubuh di Aula Panti Hikmah Zam-zam, Jalan Sultan Adam, Banjarmasin, Jumat pagi (27/2/2026).
Belasan santri tampak khusyuk, bibir mereka terus melafalkan ayat-ayat Al-Qur’an. Tangan menggenggam mushaf, sementara mata sesekali menoleh memastikan bacaan sesuai dengan halaman mushaf.
Seorang ustadz pendamping terlihat serius memperhatikan. Sesekali ia menunggu santri mendekat untuk menyetorkan hafalan.
Ketika seorang santri maju, mushaf pun dipegang sang ustadz. Santri memulai dengan ta’awudz dan basmalah, lalu membaca ayat demi ayat, sementara ustadz mendengarkan dengan seksama.
Baca juga: Wasiat Ramadan Hasan Al Banna
Kegiatan ini merupakan bagian dari Karantina Tahfizh Al-Qur’an Ramadhan 1447 H/2026 M yang diselenggarakan oleh Yayasan Qaryah Thayyibah bersama Pondok Tahfizh Amanah Umat dan Pondok Umar bin Khattab.
Peserta hadir bukan hanya dari Banjarmasin, tetapi juga dari luar daerah, mulai dari Pelaihari hingga Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
“Kalau kegiatan karantina ini, lebih banyak dengan kegiatan halaqah (kelompok) Al-Qur'an, yaitu menghafal Al-Quran. Jadi kesehariannya itu ada lima kali halaqah, satu kali halaqahnya itu interval waktu dari satu setengah jam sampai dua jam, nah itu full menghafal Al-Qur'an dan setoran. Jadi memang kegiatan karantina ini tujuannya untuk mencetak para penghafal Al-Quran,” terang Ustadz Fikri, Musyrif/Pembina Keseharian Karantina Quran.
Tradisi karantina tahfiz ini disebut sudah rutin digelar setiap tahun di bulan Ramadhan.
Sejak hari pertama Ramadhan, para peserta yang terdiri dari anak-anak jenjang SD hingga SMA berkumpul untuk menghafal Al-Qur’an secara intensif sepanjang bulan Ramadhan.
“Saya ikut kegiatan karantina ini karena niat hati ingin menghafalkan Al-Quran. Keseluruhan saya sudah dapat 7 juz hafalan, nggih Alhamdulillah senang,” ujar Muhammad Baqi, peserta asal Palangkaraya.
Baca juga: Tradisi Bagarakan Sahur di Kalsel, Ustadz H Abdul Hafiz : Bagian Budaya Ramadan
Selain di Aula Panti Hikmah Zam-zam, kegiatan juga berlangsung di dua lokasi lain, yaitu Adana Red Dorz Syariah Kampung Sasirangan dan Asrama Tahfiz Mahasiswi Husada Banua Anyar.
“Alhamdulillah kami menyambut baik sekali adanya kegiatan karantina tahfiz bagi para penghapal Al-Quran yang mengadakan di Aula Panti Asuhan Hikmah Zam-zam. Tentu kami bersyukur bisa menampung, bisa memfasilitasi bagi teman-teman yang ingin menghapal Al-Quran,” terang Ustadz Imam Muttaqin, Pengelola Aula Panti Hikmah Zam-zam Banjarmasin.(Banjarmasinpost.co.id/Saifurrahman)