Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini
TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Sebanyak 460 peserta dari kalangan pelajar, lansia hingga jurnalis akan mengikuti Pesantren Ramadan tingkat kabupaten tahun 1447 H/2026 M yang digelar Pemerintah Kabupaten Ciamis.
Kegiatan bertema “Membangun Karakter Filantropis, Membentuk Generasi Rabbani” tersebut resmi dibuka di Gedung Aula K.H. Irfan Hielmy Komplek Islamic Center Ciamis, Jumat (27/2/2026).
Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, mengatakan Pesantren Ramadan bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan.
Baca juga: Aksi Simbolis IMM Ciamis Bela Arianto Tawakal, Gelar Mimbar Bebas dan Teatrikal
Ia menegaskan, Ramadan harus dimaknai sebagai momentum pendidikan karakter dan penguatan nilai keagamaan di tengah berbagai tantangan sosial saat ini.
“Ramadan bukan hanya ibadah ritual, tetapi bulan pendidikan dan pembinaan. Ini momentum membentuk karakter generasi agar memiliki akhlak yang baik dan kepedulian sosial,” ujar Herdiat dalam sambutannya.
Menurutnya, tantangan generasi muda saat ini semakin kompleks, mulai dari penyalahgunaan narkoba, pelaku LGBT yang sudah mulai terang-terangan di media sosial, kekerasan terhadap perempuan dan anak, hingga kenakalan remaja.
Karena itu, pendidikan berbasis nilai agama dinilai menjadi salah satu langkah preventif yang penting.
Herdiat juga menyoroti penggunaan teknologi dan media sosial di kalangan pelajar.
Ia mengingatkan agar generasi muda mampu memilah informasi dan tidak mudah terpengaruh konten negatif.
“Teknologi harus dimanfaatkan untuk hal positif. Jangan sampai justru merusak masa depan,” katanya.
Tak hanya pelajar, Pesantren Ramadan kali ini juga melibatkan 270 peserta lansia serta 40 jurnalis.
Herdiat mengapresiasi semangat para lansia yang tetap antusias memperdalam ilmu agama di usia senja.
“Belajar itu tidak mengenal usia. Semoga ilmu yang didapat bisa diamalkan dan membawa keberkahan,” ucapnya.
Kepada para jurnalis, ia berharap media mampu menyajikan informasi yang menyejukkan serta membangun optimisme masyarakat, terutama di bulan suci Ramadan.
Dalam kesempatan itu, Herdiat juga menyinggung komitmen Pemkab Ciamis dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Ia menyebut Kabupaten Ciamis telah meraih penghargaan nasional dalam tata kelola sampah, dan capaian tersebut akan terus dipertahankan.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Pesantren Ramadan, Wawan S. Arifien melaporkan, total peserta Pesantren Ramadan mencapai 460 orang.
Rinciannya, 100 peserta SLTA mengikuti kegiatan pada 27 Februari–1 Maret 2026 dan 50 peserta SLTP pada 2–3 Maret 2026 di Asrama Haji.
Kemudian, 270 lansia mengikuti kegiatan pada 28 Februari–2 Maret 2026 di Masjid Agung Ciamis.
Adapun 40 jurnalis dijadwalkan mengikuti pesantren ramadan pada 4–5 Maret 2026 di Pondok Pesantren Darussalam Ciamis.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Pemkab Ciamis dan Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Ciamis, serta didukung unsur Kementerian Agama dan remaja masjid dengan pendanaan hibah pemerintah daerah.
Melalui Pesantren Ramadan ini, Pemkab Ciamis berharap nilai filantropi dan kepedulian sosial semakin tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat identitas Ciamis sebagai daerah religius.(*)