Bupati Seluma Larang ASN Gunakan Google Fake untuk Manipulasi Absen
Hendrik Budiman February 27, 2026 07:54 PM

 

Laporan Reporter Tribunbengkulu.com, Yayan Hartono

Teddy Rahman mengatakan praktik seperti ini mencederai komitmen kedisiplinan serta tanggung jawab sebagai aparatur pemerintah.

Tindakan manipulasi absensi tidak dapat ditoleransi karena menyangkut integritas dan etika kerja.

“Sudah banyak terpantau yang menggunakan google fake. Saya telah minta tim IT untuk terus menelusuri para ASN,yang menggunakan google fake ini untuk melakukan absen setiap hari,” jelas Teddy Rahman dikonfirmasi Jumat 27 Februari 2026.

Peringatan keras kepada para pegawai yang masih melakukan pelanggaran tersebut agar segera menghentikan praktiknya. 

“Saya peringatkan untuk yang menggunakan goggle fake segera berhenti. Belajarlah untuk bertanggung jawab dengan kewajiban yang telah ditetapkan,” kata Teddy. 

Baca juga: Mantan Ketua DPRD Kritisi Mutasi Kepala Sekolah di Seluma, Sebut Banyak yang Janggal

Seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk lebih jeli dalam memantau dan mengawasi kinerja bawahannya.

Pengawasan internal dinilai penting untuk memastikan kedisiplinan pegawai tetap terjaga.

“Jangan ada yang malas, apalagi tidak masuk kerja. Ingatkan selalu anak buahnya agar selalu disiplin dan bertanggung jawab terhadap beban kerja yang diamanahkan,” tegas Bupati Seluma. 

Penerapan absensi berbasis digital sejatinya bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas kinerja ASN.

Namun, sistem tersebut harus dibarengi dengan kesadaran dan kejujuran dari masing-masing pegawai.

Apabila masih ditemukan pelanggaran serupa, maka sanksi tegas akan diberlakukan sesuai dengan aturan disiplin pegawai yang berlaku.

“Ini soal komitmen dan tanggung jawab. Kalau ingin pelayanan publik berjalan maksimal, maka disiplin harus ditegakkan,” tutup Teddy Rahman.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.